Siapa yang tidak mengenal Palestina dengan segala kesengsarannya. Dimulai
dari dahulu sampai sekarang pun pembantaian, penindasan, ketidakadilan, terus
terjadi dimana-mana, banyak dari mereka harus rela kehilangan keluarga hanya
demi mempertahankan satu nama, satu wibawa, satu kepercayaan, mempertahankan
nama Islam dan eksistensinya sebagai agama menyeluruh yang terakhir dibawa oleh
baginda Nabi Muhammad Saw.
Berpuluh-puluhan jiwa mati syahid mempertahankannya, antara suara
bertakbir tertindih akan suara tembakan yang melesit ke jantung-jantung mereka
yang tidak berdosa. Maka adakah rasa iba yang terbesit sedikit dalam hati kita
sebagai seorang muslim yang baik? Lalu mana bukti nyata bahwa kita peduli akan
mereka yang sampai saat ini masih berjuang mati-matian disana?
Mereka butuh dorongan dari orang yang selalu mendoakan mereka dalam
setiap sholatnya, orang yang selalu menyeruakan penindasan-penindasan yang
dilakukan Israel terhadap mereka, orang yang selalu membantu mereka ketika mereka
memintai pertolongan, orang yang selalu bersedia ketika takkala mereka dimintai
bantuan.
Pembantaian bukan hanya terjadi kepada mereka yang di Palestina saja,
akan tetapi kepada selurh umat Islam diseluruh dunia ikut meresakan kekejeman
pembantaian yang dilakukan Israel laknatullah. Bagaimana tidak, satu tubuh,
satu jiwa, satu raga, bila disakiti salah satunya, maka bukan organ yang
disakiti saja yang kesakitan, akan tetapi seluruh organ yang tersambung dengannya
ikut akan merasakan sakitnya. Hal ini jelas sudah disabdakan rasulullah dalam
sebuah hadistnya yang berbunyi :
Hadits yang pertama : Beriman dengan mencintai sesame muslim
لاَ يُؤمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِه
"Tidak
beriman salah seorang kalian sampai dia mencintai saudaranya, seperti dia
mencintai dirinya sendiri.” (HR.
Bukhari dan Muslim)
Hadist yang
kedua : Mukmin yang satu dan yang lain bagaikan satu jasad
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ
وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ
تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan
orang-orang beriman dalam cinta, kasih sayang, simpati mereka bagaikan satu
jasad, jika salah satu anggota tubuhnya ada yang mengeluh, maka bagian yang
lain juga mengikutinya dengan rasa tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Muslim No. 2586, Ahmad
No. 18373)
Palestina adalah bagian dari tubuhnya orang mukmin, bagian dari tak terpisahkan dengan jiwa-jiwa pejuang Islam. Maka jangankan seperti sekarang Palestina dibantai habis-habisan, penindasan yang terus menerus mereka rasakan, secuil goresan luka yang mereka (Israel) lakukan terhadap palestina, Islam sedunia akan bergerak, membantu, membasmi segala keangkaramurkaan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Hari-hari ini, dunia dibehohkan kembali terjadinya penyerangan ke Masjid Al-Aqso di Palestina, kiblat pertama kaum muslimin sebelum pindah ke kitbat Msjidil Haram oleh orang-orang Israel. hal ini membuat warga palestina mati-matian mengorbankan seluruh tenaga, harta, tahta serta nyawa mereka korbankan demi untuk mempertahankan Masjidil Al-Aqso dari serangan-serangan Israel laknatullah.
Suara-suara kaum muslimin diberbagai penjuru negara, diberbagai pelosok kota dan desa dan diberbagai media ramai akan suara-suara kaum muslumin membela Palestina dari Israel sebagai kekejaman yang tak adab dan tak beretika. bagaimana tidak, kaum muslim di negara lain nyaman dan tenang berbuka puasa bersama kelaurga, sahur bersama, serta mereyakan hari raya besar Islam dengan penuh kegembiraan, kebahagian, ketenangan, kenyamaan tanpa ada yang menggangu. sedangakan mereka yang sedang mati-matian mempertahankan kiblat pertama umat Islam tidak tanang dari serangan-serangan dari Israel yang tidak ada belas kasihanya.
Mari bantu saudara-saudara kita yang sampai sekarang berjuang mati-matian dengan demi mempertahankan martabat Islam sebagai agama yang mulia serta agama yang diridai Allah disisi-Nya.

0 komentar:
Posting Komentar