Selamat datang di Jurnal harian Fairus

Jangan pernah katakan "tidak" pada dunia, tapi katakanlah aku bisa menggenggamnya dengan caraku sendiri.

NEVER GIVE UP

SEMANGAT :)

Find Out More Purchase Theme

Official Account

Youtube

Bantu Subcribe yaa :)

Read More

Instagram

Bantu Follow Yaa :)

Read More

Facebook

Bantu Add Friends Yaa :)

Read More

Twitter

Bantu Follow Yaa :)

Read More

LATEST POST

20 November 2021

TAFSIR SURAH AL-ANKABUT AYAT 69 : Keluarga Besar MT Daarul Arqam API Jabar

TAFSIR SURAH AL-ANKABUT AYAT 69 : Keluarga Besar MT Daarul Arqam API Jabar

RESUME KAJIAN TAFSIR: Keluarga Besar MT Daarul Arqam API Jabar

____________________________________

Waktu        : Jumat, 19 November  2021

Jam            : 15.00-17.20 WIB

Tempat       : Masjid Asy-Syifa Wal Hidayah. Jln Atletik, Arcamanik Bandung

Pemateri     : Ustadz Asep Syaripudin (Pembina MT Daarul Arqam Api Jabar)

Materi         : Tafsir Surah Al-Ankabut ayat 69

Pertemuan    : Ke-Tujuh   


____________________________________

Pada kesempatan kali ini, sebagaimana yang telah disampaikan ketua majelis ta'lim darul Arqom bahwasanya pada pertemuan kali ini adalah pertemuan ke-7. Majelis ta'lim darul Arqom ini berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain dengan pembahasan:


Minggu ke-1 : Tafsir Alquran dan hadits

Minggu ke-2 : pengetahuan tentang wawasan kebangsaan internasional

Minggu ke-3 : Tafsir Alquran dan hadits

Minggu ke-4 : Sirah Nabawiyah dan karya ulama 


Pada kesempatan ini saya diamanahkan untuk menyampaikan tafsir ayat dalam surah Al-Ankabut: 69 dari berbagai pendekatan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ 


"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-'Ankabut[29]:69)


Bila melihat redaksi dari ayat tersebut, ayat ini sangat populer dan familier dari berbagai kalangan. maka kami dari majelis taklim darul Arqom ingin mencoba menjelaskan berlandaskan dengan kaidah-kaidah agar sesuai dengan apa yang disabdakan oleh nabi, para sahabatnya juga dengan pengikutnya. Di sini kami merujuk dari beberapa kitab, dari Kitab Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Jalalain, tafsir maraghi, shafwatut tafasir, Kitab shahih Bukhari, kitab sunan abu Daud, dan kitab at Tirmidzi. Kenapa kita harus mengetahui penjelasan Alquran melalui dari berbagai kitab ini untuk meluruskan pemahaman kita tentang pengertian jihad. Jangan pernah mengatakan "Saya Alquran sunnah" kalau belum pernah memegang dan membaca serta mengkaji kitab-kitab tersebut, bahaya!


Terkait dengan masalah jihad, beberapa waktu yang lalu MUI mengatakan bahwa ajaran jihad mengancam negara. Ini yang harus kita luruskan karena banyak yang mencoba mendistorsi tentang makna jihad itu sendiri. Maka kita akan kembalikan makna jihad itu sesuai pengertiannya menurut para sahabat para tabiin dan juga alim ulama.


Pada Tafsir Ibnu Katsir, Jalalain, maraghi, juga sopo tetap pasir menjelaskan surah Al-Ankabut: 69 orang yang berjihad untuk mencari keridhaan Allah itu ditunjukkan kepada Rasulullah, para sahabat, dan para pengikut sampai akhir zaman. Yakni bila kita ingin mengikuti sunnahnya Rasulullah maka kita harus siap berjihad, Sedangkan orang yang berjihad masih dalam penjelasan tafsir ayat tersebut bahwa akan dimudahkan jalan mereka menuju surga. Bukan hanya dimudahkan menuju ke surga, juga amalan paling utama. Sebagaimana sabda rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.


أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللهِ وَاللهُ أَعْلَمُ بِمَنْ يُجَاهِدُ فِي سَبِيلِهِ كَمَثَلِ الصَّائِمِ الْقَائِمِ


"... bahwa Abu Hu rairah ra. berkata; "Aku mendengar Rasul saw. bersabda: ”Perumpamaan seorang mujahid di jalan Allah, dan hanya Allah yang paling tahu siapa yang berjihad di jalan-Nya, seperti seorang yang melaksanakan. ..." (Kitab Shohih Al-Bukhari, No.2787)


Pada hadits Bukhari selanjutnya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda dari Abdullah bin Mas'ud bahwa "Aku pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, 'Amal apa yang paling dicintai Allah Ta'ala? 'Beliau Rasulullah SAW: "Sholat pada waktunya.'Lalu apa lagi', tanyaku. Beliau pun menjawab: 'Berbakti kepada kedua orang tua.' Kemudian apa lagi,'tanyaku lebih lanjut. Maka beliau menjawab: "Jihad di Jalan Allah.' (Shahih Bukhari, bab keutamaan jihad dan kemudahannya. No. 2786)


Begitu juga dalam hadits sunan abu Daud juga sunan at Tirmidzi bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda namun dalam teks nya berbeda akan tetapi maknanya sama. Maka dari menjelaskan bahwa jihad adalah salah satu ajaran Islam dan dan mempunyai keutamaan amalan. Bila dalam sunan abu Dawud dan Tirmidzi ada tambahan bahwa jihad bukan hanya sekedar perang akan tetapi juga melawan hawa nafsu, melawan setan, juga melawan kemungkaran nampak jelas di depan mata. Seperti misalkan dulu pernah ada penistaan agama oleh Ahok, umat Islam beraksi atau demo untuk menegakkan dan kezaliman yang terjadi. Itu masuk pada Jihad jugaa.


Jadi kesimpulannya bahwa untuk meluruskan pemahaman pemahaman yang salah tentang persepsi jihad yang negatif itu akan kita luruskan bahwasanya jihad bukanlah seperti itu akan tetapi jihad itu adalah amalan paling utama dan janji Allah yaitu menempatkan mujahid di surga. Lalu kapan perang? Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah bahwa untuk jihad bagi perempuan tersendiri bisa dilakukan dengan berbakti kepada orang tua, salat tepat waktu, dan amalan-amalan sunah lainnya. 

______________________________

QUESTION & ANSWER

______________________________


Q: Agus Junanto

Tadi ustad menjelaskan ayat yang berkenaan dengan jihad, pertanyaannya adalah bagaimana konsekuensi, risiko atau sanksi kepada dia yang sebenarnya dia mampu untuk berjihad namun dia mengatakan tidak mampu dalam berjihad?


A: Ustadz Asep Syaripudin

Jadi tidak semua umat Islam bisa mampu dalam berjihad atau berperang, atau ingin mencegah seseorang dalam melawan kemungkaran. Di negara kita terdapat regulasi yang berwenang untuk melakukan semua hal itu. Seperti ada TNI, polisi, satpol PP. Mereka yang berwenang untuk mencegah kemungkaran yang terjadi. Nah namun pada hadis rasulullah itu bersifat umum yang artinya bahwa setiap umat Islam mencegah kemungkaran dengan tangannya, lisannya, dan hatinya. Adapun untuk teknisnya kita laporkan terlebih dahulu kepada yang berwenang yaitu polisi atau satpol PP bahwasanya ada yang berbuat demikian, misalkan seperti itu.


Q: Jamaah Ikhwan

Ustadz di menjelaskan hadits, bahwa ada tiga amalan utama, termasuk jihad. Pertanyaannya, apakah kedua amalan tersebut yakni salat tepat waktu dan berbakti kepada orang tua sama pahalanya atau derajatnya dengan orang yang berjihad dijalan Allah?. Sedangkan yang kita tahu ketika kita berjihad dan mati syahid niscaya kita akan masuk surga tanpa ada perantara


A : Ustadz Asep Syaripudin

Salat adalah amal yang paling utama. Imam al-ghazali pernah menganalogikan bahwa salat itu seperti angka 1, adapun amalan lainnya seperti haji, zakat, umroh, saung, sedekah, itu adalah angka nol (0). Jadi tanpa angka 1, angka 0 tidak akan akan ada artinya. Jadi salat juga tidak boleh diabaikan karena salat adalah amal yang pertama kali dihisab diambil hisab. Makanya kita harus pastikan umat Islam terlebih dahulu sebelum berjihad, sholatnya sudah benar dan di awal waktu. Dalam lafadz adzan sendiri,

 حي على الصلاة: 

 حي على الفلاح

 Marilah kita sholat, marilah menuju kemenangan.

 

Q: Jamaah Akhwat

Ustad izin bertanya, kalau dalam memerangi, apakah demo itu cara yang efektif dan bagaimana dalam hukum Islam? Dan saya ketika ikut demo, yang saya rasakan adalah lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya


A: Ustadz Asep Syaripudin

Kalau demonstrasi, itu merupakan sebuah aspirasi rakyat. Yaitu Masyarakat berhak untuk menyuarakan suara mereka demi kemaslahatan. Demonstrasi tidak akan terjadi bila tidak ada yang mengganjal pada pemerintahan, masyarakat turun untuk menyuarakan aspirasi mereka. Dan dan bila ingin menyuarakan aspirasi tidak hanya dengan demonstrasi namun banyak cara untuk menegur Umaroh yang mungkin lalai terhadap amanah yang diberikan. Tapi kita yakin kan setiap kita aksi semata-mata untuk memberhentikan kezaliman yang terjadi.

______________________________________________



11 November 2021

RESUME KAJIAN TAFSIR SURAH ALI IMRAN AYAT 103 : MT Daarul Arqam

RESUME KAJIAN TAFSIR SURAH ALI IMRAN AYAT 103 : MT Daarul Arqam

Pemateri : Ustadz Asep Syaripudin

Alhamdulillah pada pertemuan perdana di masjid ini kita masih dapat diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Pada pertemuan perdana di masjid ini, kita akan membahas dan mendalami tafsir ayat ini dari berbagai sumber tafsir dan hadits, ada tafsir Ibnu Katsir, ada tafsir Jalalain, ada tafsir Al-Maraghi dan ada juga Kitab Sunan Ad-Darimi dan Kitab Shohih Muslim. Pada semuanya rujukan ini, saling menguatkan satu sama lain.

Biasanya pada firman Allah SWT

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖ
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai..." (QS. Ali Imran, 3 : 103).

Seringkali banyak seseorang menggunakan ayat tersebut sebagai dalil kampanye. seringkali juga ada menggunakan ayat tersebut dengan mengaitkan dengan sila ke-3 pancasila yaitu "persatuan Indonesia". Itu kesalahan yang ada pada organisasi Islam tanpa mengetahui penjelasan tafsir dan haditsnya terlebih dahulu.

Maka dari itu, yang akan kita bedah pada pertemuan kali ini yaitu bagaimana pemahaman para sahabat, tabiin, tabiut tabiin dan ulama setelahnya tentang ayat ini. Dalam tafsir Ibnu Katsir, بِحَبْلِ اللّٰهِ yaitu "Janji Allah" dan pada pendapat sahabat lainnya menafsirkan "Al-Qur'an". Dengan demikian itu tidak menjadi perbedaan, karena bila kita berpegang teguh pada Al-Qur'an, maka kita percaya akan janji-janji Allah yang ada dalam kitabnya.

Sedangkan dalam tafsir Kitab Jalalain, بِحَبْلِ اللّٰهِ diartikan sebagai "Agama Allah". Dan pada tafsir Al-Maraghi بِحَبْلِ اللّٰهِ maksudnya ialah "Berpegang teguh kepada janji Allah dan apa yang dijanjikan oleh rasulnya, yaitu untuk perintah ketaatan kepada Allah agar kalian tidak berpecah belah. Seringkali kita lihat sosmed, di YouTube saja ada saja yang menjadi provokator untuk memecahkan Islam.

Maka dari itu, tidak ada kesatuan, persahabatan, perkumpulan tanpa dasar atau sumber pegangan yaitu Al-Qur'an untuk beribadah kepada Allah SWT. Ormas boleh berbeda, partai boleh berbeda namun harus satu perjuangan. Harakah boleh berbeda, mazhab boleh berbeda, namun tidak boleh bercerai berai, karena sejatinya Al-Qur'an itu menyatukan.

Kesimpulannya, bila ingin berpegang teguh pada Allah dan rasulnya, maka lakukanlah dengan secara totalitas tanpa batas. Jangan mudah bercerai berai karena persoalan beda ormas dan lain sebagainya, namun tetap kembali semuanya kepada Al-Qur'an dan As-sunnah.
________________________________
Sesi Q dan A

Q : Jamaah
Tadi ustadz menyampaikan tentang berpegang teguh kepadanya Allah SWT secara totalitas tanpa batas dengan mendalami sumber-sumber aslinya. Yang menjadi pertanyaan saya adalah, apakah kita boleh menyimpulkan dalam beberapa temuan kita dalam kitab?

A : Ustadz Asep Syaripudin
Seperti yang saya jelaskan tadi bahwa, kita sebagai mengaku umat Islam bukan hanya sekedar membaca secara teks dalam Al-Qur'an, namun juga harus memahaminya dengan membaca dan mengkaji sumber-sumber yang sudah teruji. Untuk mengumpulkan dari dari berbagai kitab tersebut dengan catatan tidak menyimpan dengan makna aslinya

Q : Ust Yono Abu Faqih
Ustadz mau bertanya, bagaimana dengan orang yang menganggap bahwa kalimat pada bendera Tauhid hanya sebagai simbol persatuan semata, bukan simbol ketauhidan.

Q : Ustadz Shadikin
saya melihat ini adalah masalah yang paling penting pada keadaan kita sekarang, jadi kondisi kita sekarang sedang berpecah belah, kondisi yang bercerai berai. Dan sebenernya pada ayat yang telah dijelaskan bila dilihat sudah jelas maksudnya, namun karena dorongan Assobiyyah dan ada kebutuhan dan kepentingan serta panatisme didalam menjadi membuat umat Islam semakin berpecah belah. Inilah yang harus jangan sampai ada kepentingan dalam agama, karena bila tidak dikembalikan kepada Al-Qur'an, umat Islam akan terus berpecah belah. Mungkin seperti itu ustadz.

_________________________________
(Pengajian diselenggarakan oleh Keluarga Besar MT Daarul Arqam API Jabar)

Waktu : *Jumat, 05 November 2021. Jam : 15.30 - 17.00 WIB*
Tempat : *Masjid Al-Hasan Bumi* Panyawangan. *Cileunyi, Bandung*
Pemateri : *Ust. Asep Syaripudin* (Pembina MT Daarul Arqam)
Tema : *Bagaimana cara memahami ayat pada QS. Ali Imran, 3 : 103*
_________________________________
Pengresume : Fairus

CITRA DIRI DA’I DALAM BERDAKWAH DI MEDIA SOSIAL: MINI RISET

CITRA DIRI DA’I DALAM BERDAKWAH DI MEDIA SOSIAL: MINI RISET

LAPORA PENELITAN PSIKOLOGI DAKWAH TENTANG CITRA DIRI DA’I DALAM BERDAKWAH DI MEDIA SOSIAL LAMPIRAN

PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI DINAS SOSIAL KOTA BANDUNG: LAPORAN PRAKTIK PROFESI MAHASISWA/ MAGANG

PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI DINAS SOSIAL KOTA BANDUNG: LAPORAN PRAKTIK PROFESI MAHASISWA/ MAGANG

LAPORAN PPM DAN MAGANG DI DINAS SOSIAL KOTA DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN KOTA BANDUNG
DOKUMENTASI KEGIATAN

ARTIKEL JURNAL; OPTIMALISASI ASPEK PENDIDIKAN PADA ANAK DAN REMAJA. LAPORAN KKN UIN 2021

ARTIKEL JURNAL; OPTIMALISASI ASPEK PENDIDIKAN PADA ANAK DAN REMAJA. LAPORAN KKN UIN 2021

ARTIKEL JURNAL; OPTIMALISASI ASPEK PENDIDIKAN PADA ANAK DAN REMAJA. LAPORAN KKN UIN 2021
DOKUMENTASI-DOKUMENASI
Silahkan Bagikan Ke Berbagi AKun Media Sosial Kamu, Terutama Share Kepada Teman-teman Kamu Yang Sedang Mengerjakan Laporan KKN. Sukses Terus Yaaaaa ;)
KLIK TOMBOL IKON DIBAWAH UNTUK MEMBAGIKAN ARTIKEL

03 Agustus 2021

LOG BOOK PLT SISDAMAS : LAPORAN INDIVIDU

LOG BOOK PLT SISDAMAS : LAPORAN INDIVIDU

Log Book Individu
Lihat Juga :
Laporan PLT Sisdamas

17 Juli 2021

Dilema Warga Indonesia

Dilema Warga Indonesia

Report foto tempo.co

Pandemi bukan hanya merupakan penyakit menular yang telah menyebar di berbagai negara, juga merupakan bencana sosial, ekonomi, pendidikan pembatasan usaha warga memunculkan teriakan keras akan perihnya penderitaan. Hal ini membuat tatanan siklus kehidupan sosial rusak dibuatnya.


Baca juga : Isu Perpanjangan PPKM Darurat, Masyarakat: Sudah Biasa!


Suara-suara dilematik terdengar dimana-mana, suara tangisan, keluhan, kesengsaraan, penindasan, ketidakberdayaan, keegoisan, kesombongan membuat suasana hati yang mendengar riuhan dilema tersebut menaruh rasa iba juga tergores perih melihatnya.


Hari demi hari suara-suara dilema itu semakin keras terdengar, penindasan terasa hanya dijadikan main-main semata tanpa adanya edukasi serta memikirkan rintihan pilu, pedih, keluhan yang masyarakat rasakan. Mereka hanya mengatakan “sabar, sabar” tanpa adanya insentif bantuan pada mereka yang merasakan sakitnya penderitaan itu.


Sepintas perlakuan itu menimbulkan statement mematikan gerak langkah mereka para pemangku kewenangan, “Bpk, bapak mah enak, duduknya digaji. Kalau kami, harus mati-matian dulu kejalan cari sesuap nasi”, “Bpk, memang sabar bisa dimakan, bisa mengenyangkan, bisa meredakan kelaparan? Tidak bpk. Tidak ada ceritanya sabar bisa menghilangkan semua itu”, “Bpk, kalau usaha kita ditutup, apakah ada jaminan dari negara membiayai kebutuhan kami? Tidak ada pak, tidak ada!”, “Bpk, saya tidak percaya Covid, kalau usaha ditutup saya harus makan apa?”. Serentak statement itu menjatuhkan mental.



Memang sedih mendengar berita hari-hari ini, keluhan demi keluhan rasanya tidak dipedulikan lagi. Lantas, apa tanggapanmu terhadap problematika sosial hari ini. Silahkan comen dibawah.


Penulis : Fairus Utami


 

13 Juli 2021

Isu PPKM Darurat Diperpanjang, Masyarakat: Sudah Biasa!

Isu PPKM Darurat Diperpanjang, Masyarakat: Sudah Biasa!

Dunia maya kembali dihebohkah dengan penyebarannya isu perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Darurat Covid-19 yang dilontarkan Menteri Keuangan pada rapat kerja kemarin. Bagaimana tidak, masyarakat telah muak pada pemerintah akan lemahnya dalam mengatasi coronavirus. Pemerintah tidak memikirkan mereka yang sedang tidak bekerja saat pandemi Covid-19 ini.

Dalam forum Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin, 12 Juli 2021. Menteri Keuangan, Sri Mulyani memaparkan bahwa sehubungan dengan meledaknya penyebaran varian Covid-19 setelah mereda, PPKM Darurat Covid-19 akan diperpanjang sampai 4-6 Minggu ke depan.

Sri Mulyani sampaikan PPKM Darurat diperpanjang

Dilansir dari bisnis.tempo.co, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan “PPKM darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus Covid-19. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan,” Sri Mulyani dalam bahan paparan saat Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin, 12 Juli 2021.

Hal ini dikarenakan bahwa kasus penyebaran varian delta Covid-19 semakin meningkat di Indonesia serta kasus yang terinfeksi juga semakin bertambah. Maka untuk menurunkan angka penyebaran varian baru Covid-19 ini akan diperpanjang PPKM Darurat Covid19 dengan membatasi mobilitas masyarakat sampai pada waktu yang tidak ditentukan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga menyebutkan PPKM darurat untuk mengendalikan peningkatan kasus Covid-19. Hal ini berdampak pada penurunan mobilitas, khususnya konsumsi masyarakat.

PPKM Darurat Covid-19 juga tidak berpengaruh pada masyarakat yang telah melakukan vaksin. Masyarakat dibuat bingung dengan aturan yang mengharuskan vaksinasi tapi masih saja dibatasi dalam interaksi.

Sri Mulyani menambah pada rapat kerja bahwa pada bulan Juli ini, pemerintah menargetkan 1 juta dosis vaksin Covid-19 bisa disuntikkan per hari. Angka tersebut ditargetkan naik jadi 2 juta dosis vaksin pada Agustus 2021. Sri Mulyani memprediksi ekonomi tumbuh pada semester I/2021 di kisaran 3,1-3,3 persen.

Masyarakat percaya bahwa vaksinasi bukanlah solusi terbebasnya dari coronavirus melainkan pemerintah memanfaatkan vaksinasi tersebut demi kepentingan ekonomi negara. Bahkan ada yang berpendapat bahwa, “Seberapa banyak kamu melakukan vaksin, tetap saja tidak akan bebas dalam berinteraksi”. - Warga awam

Lantas bila vaksin bukanlah solusi terhindar dari coronavirus, apakah kamu masih mau melakukan vaksin??? Tinggalkan komentarmu dibawah.


08 Juli 2021

HITAM YANG TERANG; SEBUAH LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK LAPANGAN TERPADU KELOMPOK 11 DI KELURAHAN CIGENDING

HITAM YANG TERANG; SEBUAH LAPORAN KEGIATAN PRAKTIK LAPANGAN TERPADU KELOMPOK 11 DI KELURAHAN CIGENDING

LAPORAN PENELITIAN KELOMPOK 11
REMBUG WARGA
PENGAJIAN RUTIN DAN SOSIALISASI AWAL BERSAMA DKM DAN JAMAAH PENGAJIAN
SOSIALISASI AWAL BERSAMA PENGURUS RW DAN TOKOH MASYARAKAT

Pendidikan Mengubah Semuanya Sebuah Cerpen inspiratif

Pendidikan Mengubah Semuanya Sebuah Cerpen inspiratif

21 Mei 2021

RELA MELEPASKAN

RELA MELEPASKAN



Sebuah history kehidupan mengatakan

Perjalanan akan menjadi pengalaman

Pengalaman akan menjadi kenangan

Kenangan sedikit demi sedikit akan hilang


Akan datang saatnya kamu menyendiri

Sebuah episode ditunggu pasti akan terjadi

Ditinggalkan orang-orang kamu cintai

Dilupakan orang-orang kamu sayangi

Dibuang bagaikan sampah tak berarti


Rindu tetaplah akan menjadi rindu

Masa lalu biarlah tetap berlalu

Kau akan selalu menjadi benalu

Dalam setiap mimpi dan rasa kangenku


Inginku memohon kepada Tuhan

Meminta pada-Nya satu kesempatan

Mengukir namanya diatas langit berawan

Disaksikan malaikat sang kasih sayang


Selamat datang KEHILANGAN

Selamat datang PERPISAHAN

Kalian yang sedang membaca tulisan ini menjadi SAKSI didepan Tuhan

Bahwa namamu masih tertulis di dalam HATI sebagai wanita yang pernah ku sayang


👇 Silahkan bagikan

20 Mei 2021

PILU MENJADI BENALU; JADILAH ORANG KUAT

PILU MENJADI BENALU; JADILAH ORANG KUAT

Bila kamu!! yahh kamu, kamu yang sedang membaca tulisan ini sedang bersedih, aku sarankan luluhkan terlebih dahulu kesedihanmu, usap dadaku, bersihkan air mataku jangan sampai menetes. Cukup penulis saja yang menulis tulisan ini dalam keadaan sedih namun disisi lain ada energi optimis masuk yang datang dari seseorang spesial dalam hati.

Bismillahirrahmanirrahim, Bacalahlah dengan perlahan dan hati yang tenang...



Aku tahu di pundakmu begitu banyak beban yang kau pikul, begitu banyak dilema kehidupan yang kau pikirkan, begitu banyak orang yang ingin kamu selamatkan dan begitu banyak perasaan yang ingin berikan kesamakan.

Tapi apalah daya, kekuatanmu hanya sebatas dalam genggaman mu, keinginanmu hanya sebatas apa yang ada dalam pikiranmu, kerja kerasmu hanya sebatas jauh terpaan langkah kakimu dan pertolonganmu hanya sebatas panjang lengan mu.

Kau adalah manusia yang hebat, hebat bukan berarti kamu kuat, tapi kamu hebat dari segala aspek yang telah nampak, pantes aja banyak manusia-manusia itu melirikmu sambil terbahak-bahak

Jangan bersedih apalagi menangis, menangis hanya akan membuat energi mu habis, menangis hanya akan membuat semangatmu akan terombang abis, menangis hanya akan membuatmu kepayahan walaupun kelihatan manis, menangis hanya akan membuat kekasihmu tergoresnya hati lagi teriris dan satu lagi, menangis hanya akan menjadi beban kepada dirimu, temanmu, sahabat, kekasihmu bahkan pada keluargamu bila engkau terus menangis

Mari bangkit dari keterpurukan, jangan biarkan dirimu tenggelam dalam kehancuran, tenggelam dalam tangisan, tenggelam dalam kesedihan, tenggelam dalam kehampaan, tenggelam dalam kepasraan, dan tenggelam dari berbagai penjuru yang tidak bisa membuatmu bangkit dari nyamannya rasa keterpurukan

Bangkitlah menjadi orang-orang pemenang, bukan sebagai orang yang pecundang, hanya bisa mengata-ngatai para pemenang. Karena pemenang pandangan hanya hanya akan melihat medali yang telah terpampang di depan, sedangkan pecundang hanya akan melihat pemenang mengambil medali diatas panggung puncak kesuksesan

Usap air matamu, singsingkan lengan bajumu, bergerak dan teruslah maju, jangan sampai kesedihan apalagi tangisan membuatmu menjadi tertahan dan penghalang menggapai kesuksesan.

Bila engkau tidak kuat sendiri, mari aku bantu 🥰🙏🙏

19 Mei 2021

PALESTINA DAN SEGALA KESENSARAANNYA

PALESTINA DAN SEGALA KESENSARAANNYA

 

Siapa yang tidak mengenal Palestina dengan segala kesengsarannya. Dimulai dari dahulu sampai sekarang pun pembantaian, penindasan, ketidakadilan, terus terjadi dimana-mana, banyak dari mereka harus rela kehilangan keluarga hanya demi mempertahankan satu nama, satu wibawa, satu kepercayaan, mempertahankan nama Islam dan eksistensinya sebagai agama menyeluruh yang terakhir dibawa oleh baginda Nabi Muhammad Saw.

Berpuluh-puluhan jiwa mati syahid mempertahankannya, antara suara bertakbir tertindih akan suara tembakan yang melesit ke jantung-jantung mereka yang tidak berdosa. Maka adakah rasa iba yang terbesit sedikit dalam hati kita sebagai seorang muslim yang baik? Lalu mana bukti nyata bahwa kita peduli akan mereka yang sampai saat ini masih berjuang mati-matian disana?

Mereka butuh dorongan dari orang yang selalu mendoakan mereka dalam setiap sholatnya, orang yang selalu menyeruakan penindasan-penindasan yang dilakukan Israel terhadap mereka, orang yang selalu membantu mereka ketika mereka memintai pertolongan, orang yang selalu bersedia ketika takkala mereka dimintai bantuan.

Pembantaian bukan hanya terjadi kepada mereka yang di Palestina saja, akan tetapi kepada selurh umat Islam diseluruh dunia ikut meresakan kekejeman pembantaian yang dilakukan Israel laknatullah. Bagaimana tidak, satu tubuh, satu jiwa, satu raga, bila disakiti salah satunya, maka bukan organ yang disakiti saja yang kesakitan, akan tetapi seluruh organ yang tersambung dengannya ikut akan merasakan sakitnya. Hal ini jelas sudah disabdakan rasulullah dalam sebuah hadistnya yang berbunyi :

Hadits yang pertama : Beriman dengan mencintai sesame muslim


لاَ يُؤمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِه


"Tidak beriman salah seorang kalian sampai dia mencintai saudaranya, seperti dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Hadist yang kedua : Mukmin yang satu dan yang lain bagaikan satu jasad


مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى


“Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta, kasih sayang, simpati mereka bagaikan satu jasad, jika salah satu anggota tubuhnya ada yang mengeluh, maka bagian yang lain juga mengikutinya dengan rasa tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Muslim No. 2586, Ahmad No. 18373)

Palestina adalah bagian dari tubuhnya orang mukmin, bagian dari tak terpisahkan dengan jiwa-jiwa pejuang Islam. Maka jangankan seperti sekarang Palestina dibantai habis-habisan, penindasan yang terus menerus mereka rasakan, secuil goresan luka yang mereka (Israel) lakukan terhadap palestina, Islam sedunia akan bergerak, membantu, membasmi segala keangkaramurkaan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

Hari-hari ini, dunia dibehohkan kembali terjadinya penyerangan ke Masjid Al-Aqso di Palestina, kiblat pertama kaum muslimin sebelum pindah ke kitbat Msjidil Haram oleh orang-orang Israel. hal ini membuat warga palestina mati-matian mengorbankan seluruh tenaga, harta, tahta serta nyawa mereka korbankan demi untuk mempertahankan Masjidil Al-Aqso dari serangan-serangan Israel laknatullah.

Suara-suara kaum muslimin diberbagai penjuru negara, diberbagai pelosok kota dan desa dan diberbagai media ramai akan suara-suara kaum muslumin membela Palestina dari Israel sebagai kekejaman yang tak adab dan tak beretika. bagaimana tidak, kaum muslim di negara lain nyaman dan tenang berbuka puasa bersama kelaurga, sahur bersama, serta mereyakan hari raya besar Islam dengan penuh kegembiraan, kebahagian, ketenangan, kenyamaan tanpa ada yang menggangu. sedangakan mereka yang sedang mati-matian mempertahankan kiblat pertama umat Islam tidak tanang dari serangan-serangan dari Israel yang tidak ada belas kasihanya.

Mari bantu saudara-saudara kita yang sampai sekarang berjuang mati-matian dengan demi mempertahankan martabat Islam sebagai agama yang mulia serta agama yang diridai Allah disisi-Nya.

06 Februari 2021

VIRAL; SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah Beragama! Bagaimana Dengan Provinsi Aceh?

VIRAL; SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah Beragama! Bagaimana Dengan Provinsi Aceh?

My Journalus, kemarin Rabu, 03 Februari 2021 media sosial dihebohkan oleh SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri yang menetapkan aturan dalam berpakaian berseragam sekolah, terutama sekolah yang menetap aturan wajib berjilbab dalam lingkungan sekolah.

Tiga menteri yang menetapkan SKB tersebut ialah: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas

Menurut Nadiem, penerbitan SKB 3 Menteri terkait penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah negeri jenjang pendidikan dasar dan menengah. Di dalam SKB 3 Menteri, Nadiem mengungkapkan ada enam keputusan utama penggunaan pakaian seragam di sekolah negeri.¹

Sementara itu, meluncurnya SKB 3 Menteri tersebut karena adanya sebuah insiden di Padang yang mewajibkan siswi non-muslim mengenakan jilbab. Kepala Sekolah SMKN 2 Padang menyebut, sekolah mereka menerapkan aturan penggunaan wajib jilbab untuk siswi sejak 2005 merujuk pada pada instruksi Wali Kota Padang Nomor 451.442/BINSOS-iii/2005 tentang aturan penggunaan jilbab. Dan kasus tersebut kini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kepala sekolah sudah meminta maaf.² Inilah salah satu pemicu dan alasan terbitnya SKB 3 Menteri tersebut.

Baca lagi : Kalimantan; Pemerataan yang Terabaikan. Kapan Mau Majunya?

Adapun isi dan inti dari aturan SKB 3 Menteri tersebut ialah:³

1. Keputusan Bersama ini mengatur sekolah negeri yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah.

2. Peserta didik, pendidikan, dan tenaga kependidikan berhak memilih antara:

a) Seragam dan atribut tanpa kekhusuan agama atau
b) Seragam dan atribut dengan kekhususan agama

3. Pemerintah Daerah dan sekolah tidak boleh mewajibkan ataupun melarang seragam dan atribut dengan kekhusuan agama.

4. Pemerintah Daerah dan kepala sekolah wajib mencabut atau melarang seragam dan atribut dengan kekhusuan agama paling lama 30 hari kerja sejak keputusan bersama ini ditetapkan.

5. Jika terjadi pelanggaran terhadap keputusan bersama ini, maka sanksi akan diberikan kepada pihak yang melanggar:

a) Pemerintah Daerah memberikan sanksi kepada kepala sekolah, pendidik dan/atau tenaga kependidikan.
b) Gubernur memberikan sanksi kepada Bupati/Wali kota
c) Kementerian Dalam Negeri memberikan sanksi kepada Gubernur.
d) Kementerian Pendidikan dan Budaya memberikan sanksi kepada sekolah terakit BOS dan bantuan pemerintah lainnya.

6. Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari ketentuan Keputusan Bersama ini sesuai kekhususan Aceh berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pemerintahan Aceh.

Dalam aturan SKB 3 Menteri nomor 6 tersebut yang menjadi di perbincangan dan polemik di media massa yang mengecualikan provinsi Aceh dalam keputusan bersama tersebut. Yakni dengan kata lain, manset publik akan bertuju pada agama yang mewajibkan berjilbab yaitu Islam. Membedakan agama satu sama lain. Lalu ada apa dengan provinsi Aceh yang sampai dikecualikan dalam SKB 3 Menteri tersebut?

Baca juga: Berjuang Menggapai Kesempurnaan

Pada tahun 2001, Provinsi Aceh menetapkan kewenangan otonomi khusus berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001. Salah satu keistimewaan dan faktor yang membedakan Aceh dengan provinsi lainnya adalah penggunaan syariat Islam dalam membentuk kebijakan.⁴

Nah itulah yang menjadi alasan kenapa provinsi Aceh di kecuali kan dalam aturan SKB 3 Menteri. Dan tentunya warga Aceh pun tidak akan setuju bila SKB 3 Menteri bisa diterapkan pada provinsi Aceh, karena akan terjadi bentrok perundangan-undangan yang telah lama diterbitkan dan dijalan yaitu menjalankan UU pemprov berlandas syariat agama ISLAM.

Wallahu alam bissawab



Referensi :
1. Dian Ihsan. 04/03/2021. SKB 3 Menteri: 6 Keputusan Utama Pakaian Seragam di Sekolah Negeri. kompas.com. diakses tgl 05/02/21
2. Dewi Nurita. 03/02/2021. SKB Menteri Soal Seragam Sekolah, Menag: Kasus di Padang Hanya Puncak Gunung Es. Jakarta: nasional.tempo.co. diakses tgl 05/02/21
3. tribunnews.com. 04/02/2021. Isi SKB 3 Menteri soal Aturan Baru Penggunaan Seragam dan Atribut Sekolah. Di akses tgl 05/02/21
4. Antonius Purwanto. 12/12/2020. Provinsi Aceh. kompaspedia.kompas.id. diakses tgl 05/02/21

01 Februari 2021

Kalimantan ; Pemerataan yang Terabaikan, Kapan Mau Majunya?

Kalimantan ; Pemerataan yang Terabaikan, Kapan Mau Majunya?

Oleh:  Fairus Utami

__________________________________________
Potret kehidupan kita dan pedalaman

___________________________________________

Pemerataan pembangunan pada umumnya adalah sesuatu hal yang sangat vital untuk dikerjakan demi tercapainya sebuah negara yang maju dan makmur. Lantas bagaimana terhadap pemerataan pembangunan di negara Indonesia sendiri, apakah sudah merata atau malah sebaliknya? Hmm


Secara etimologi, keumuman makna dari pembangunan tersebut adalah sebagai suatu usaha dan upaya untuk memajukan, memakmurkan, mensejahterakan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam daerah tertentu. Misalnya masyarakat perkotaan adalah salah satu contoh pemerataan pembangunan tersebut. Lalu bagaimana dengan kalimantan yang masih dipenuhi dengan hutan dan terbatas dalam segala bidang? Mari kita simak lagi penjelasan di bawah ini.


Kemajuan pembangunan sangat identik dengan pertumbuhan ekonomi dan kemajuan material serta perencanaan infrastruktur telah dijalankan dengan maksimal oleh pemerintah pusat atau pemerintah setempat. Menurut Grigg (1988) infrastruktur adalah sistem fisik yang menyediakan transportasi, pengairan, bangunan gedung dan fasilitas publik lainnya, yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia baik kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi.¹


Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa, dapat dikatakan berhasilnya proses pemerataan pembangunan dalam suatu baik desa maupun di kota, karena adanya konsekuensi berkembangnya serta tumbuhnya ekonomi, kemajuan memudahkan mengakses berbagai material yang dibutuhkan, serta infrastruktur yang telah dijalankan dengan baik, baik itu oleh pihak yang terkait ataupun pihak yang mendapatkan manfaatnya.


Namun realita yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kalimantan jauh berbanding lurus dengan definisi serta konsep yang telah dipaparkan di atas. Keterbatasan dalam mengakses material serta kondisi koneksi jaringan yang sangat buruk mengakibatkan kekecewaan terhadap para perantau saat menyambungkan panggilan kepada keluarga mereka, kendalanya ialah tidak sinyal buruk atau tidak memadai.


Ini hampir sama apa yang dikatakan oleh gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, "Masih menjadi salah satu provinsi yang sangat luas. sangat majemuk dengan beragam suku, adat istiadat dan seni budayanya yang khas. Penduduk pun terkonsentrasi di ibukota Kaltim, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang dan Kutai Kartanegara, sedangkan di kabupaten hingga pedalaman dan perbatasan, persebaran penduduk tidak merata." ²


Dapat diartikan bahwa, kebanyakan perantau yang datang dari luar Kalimantan (Jawa, Medan, Madura, Makassar, Palua, Kupang, dll) yang bertujuan mencari kerjaan harus menetap dan tinggal di daerah pinggiran atau perbatasan bahkan di tengah hutan yang jauh dari kenyamanan serta keterbatasnya dalam menggunakan fasilitas ada, dan tentunya keburukan koneksi internet untuk menghubungi keluarga di kampung sangat menyedihkan.


Sebenarnya bukan hanya Kaltim saja yang di mendapatkan kondisi seperti itu, tapi hampir se-kalimantan rata-rata tidak bisa menggunakan dengan maksimal mobilitas penggunaan teknologi (media sosial) yang ada terkini, bahkan bisa dibilang 60% masyarakat Kalimantan, baik masyarakat lokal maupun perantau masih gaptek (gagap teknolog)


Sangat menyedihkan sekali bila pemerintah tidak memberikan perhatian penuh terhadap masyarakat Kalimantan. setidaknya ada upaya dari pemerintah pusat ataupun pemerintah setempat menyediakan fasilitas yang mengakses keluarga mereka dari jarak jauh, terutama bagi mereka yang keluar dari rumahnya dengan tujuan merantau dengan harapan bisa membawa penghasilan yang lebih. Misalkan pembuatan tower atau dan lain sebagainya untuk mempermudah mereka mengakses keluarga mereka melalui media sosial.


Bila hanya bermodalkan janji untuk menjadi pejabat atau lain sebagainya, anak kecil juga bisa berjanji walaupun mereka tidak tahu apa yang mereka harus lakukan untuk menepati janji tersebut. Tapi itulah perbedaan antara pejabat dan anak kecil, pejabat mempunyai otak untuk memikirkan perencanaan dan pelaksanaan serta pengaruhnya nanti kepada masyarakat, sedangkan anak kecil hanya mempunyai naluri tapi tidak bisa mengimplementasikannya.


Dan semoga saja, dana untuk pembangunan tidak dicicipi sedikit demi sedikit oleh orang-orang yang rakus terhadap dana tersebut. No KKN


________________________________________

Referensi :

(1) Stone, 1974 Dalam Kodoatie,R.J.,2005)

(2) https://kaltimprov.go.id/berita/pemprov-kaltim-kejar-pemerataan-pembangunan

09 Januari 2021

LAPORAN KEGIATAN SISTEM EVALUASI DAKWAH

LAPORAN KEGIATAN SISTEM EVALUASI DAKWAH

 

LAPORAN KEGIATAN SISTEM EVALUASI DAKWAH

TEORI MAJLIS TA’LIM DARUL ILMI

Dosen Pengampu : H. Amin Hamdani, M,Ag

Tugas ini untuk memenuhi syarat mata kuliah UAS Sistem Evaluasi Dakwah

Oleh :

Siti Rosanti 1184030117

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

TAHUN 2021


Kata Pengantar
 Dengan Mengucapkan Alhamdulilah, Hamdallah Wassyukurulilah Saya berterimakasih banyak Kepada Dosen Pengampu saya yaitu Dosen H.amin Selaku mata kuliah Sistem Evaluasi Dakwah
Telah memberi saya waktu Luang untuk bisa bertaburan kepada Masyarakat di setempat khususnya saya melakukan penelitian di majlis Taklim dekat dengan Rumah saya. Yang mempunyai majlis nyah juga dekat dengan rumah saya.
  Terimaksih Dosen Selaku Pengampu saya jika tidak saya bukan siapa siapa lagi yang akan mengerjakan tugas ini Karena kita hakikatnyah kita manusia yang akan di pertanyakan dan pertanggung jawabkan atas segala sesuatu.

                                                                                                           Subang, 09 Januari 2020

                                                                                                                Penulis Siti Rosanti



DAFTAR ISI

A. Kata Pengantar…………………………………………………………………………..i

B. BAB 1……………………………………………………………………………….......ii

C. PENDAHULUAN……………………………………………………………………....3

D. Latar Belakang……………………………………………………………………….….4

E. Rumusan Masalah……………………………………………………………………….5

F. Tujuan Penulisan makalah ini…………………………………………………………...6

G. BAB 11……………………………………………………………………………….....7

H. PEMBAHASAN……………………………………………………………...................8

I. MAJLIS TAKLIM DAN KEGIATAN DAKWAH………………………………….….9

J. MAJLIS TAKLIM ADMINISTARASI………………………………………………...10

K. Tujuan administrasi Majlis Taklim……………………………………………………...11

L. Prinsip Prinsip Majlis Taklim…………………………………………………………...12

M. Fungsi Administrasi Majlis taklim ……………………………………………………...13

N. Pengelolaan Administarsi Majlis Taklim………………………………………………..14


BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

     Majlis Ta’lim adalah wadah pembentuk jiwa dan kepribadian yang agamis yang berfungsi sebagai stabilisator dalam seluruh gerak aktivitas kehidupan umat Islam Indonesia, maka sudah selayaknya kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat, sehingga tercipta insan-insan yang memiliki keseimbangan antara potensi intelektual dan mental spiritual dalam upaya menghadapi perubahan zaman yang semakin mengglobal dan maju. Mengingat pelaksanaannya yang fleksibel dan terbuka untuk segala waktu dan kondisi, keberadaan Majelis Ta’lim telah menjadi lembaga pendidikan seumur hidup bagi umat Islam. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memikirkan dan memberdayakan keberadaan Majelis Ta’lim saat ini dan masa mendatang agar bisa bertahan dan terus berkembang lebih baik. Maka dari sinilah kami akan membahas majelis ta’lim dan aktivitas dakwah, serta administrasinya.

Rumusan masalah dari makalah ini, yaitu:

1. Apa Nama Majlis Taklim ini ?

2. Mengapa Majlis Taklim ini baru-baru ?

3. Siapa Ketua Majlis Taklim ini ?

4. Kapan di dirikan majlis ini bisa di ceritakan Sejarahnya ?

5. Dimana tempat majlis ini tolong Tuliskan Rt/Rw

6. Bagaimana Perkembangan majlis taklim ini Apakah berjalan atau tidak dengan Warga SDM nyah ?

Tujuan penulisan makalah ini, yaitu agar mahasiswa dapat:

1. Mengetahui dan memahami pengertian majelis taklim dan kegiatan dakwah.

2. Mengetahui dan memahami pengertian administrasi majelis taklim

3. Mengetahui Meneliti Majlis Taklim Ini

4. Mengetahui Lingkungan Masyarakat Majlis Taklim ini

5. Mengetahui Peneliti Perkembangan Majlis Taklim ini.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Majelis Taklim dan Kegiatan Dakwah

     Majelis taklim berasal dari dua suku kata, yaitu kata majlis dan kata ta’līm. Dalam bahasa Arab kata majlis (مجلس) adalah bentuk isim makan (kata tempat) dari kata kerja jalasa (جلس) yang berarti tempat duduk, tempat sidang, dan dewan. Dengan demikian majelis adalah tempat duduk melaksanakan pengajaran atau pengajian agama Islam, Sedangkan kata ta’līm (تعليم) dalam bahasa Arab merupakan masdar dari kata kerja‘allama (علم) yang mempunyai arti pengajaran. Dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa majelis adalah pertemuan atau perkumpulan orang banyak atau bangunan tempat orang berkumpul.

Dengan demikian majelis taklim dapat dipahami sebagai suatu institusi dakwah yang menyelenggarakan pendidikan agama yang bercirikan non-formal, tidak teratur waktu belajarnya, para pesertanya disebut jamaah, dan bertujuan khusus untuk usaha memasyarakatkan Islam. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa majelis taklim adalah wadah atau tempat berlangsungnya kegiatan belajar dan mengajar atau pengajian pengetahuan agama Islam atau tempat untuk melaksanakan pengajaran atau pengajian agama Islam.

Adanya majelis taklim di tengah-tengah masyarakat bertujuan untuk menambah ilmu dan keyakinan agama yang akan mendorong pengalaman ajaran agama, sebagai ajang silaturahmi anggota masyarakat, dan untuk meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan rumah tangga dan lingkungan jamaahnya[1], majelis taklim juga berguna untuk membina dan mengembangkan kehidupan beragama dalam rangka membentuk masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT, menjadi taman rohani, ajang silaturrahim antara sesama muslim, dan menyampaikan gagasan-gagasan yang bermanfaat bagi pembangunan umat dan bangsa. Sementara itu, maksud diadakannya majelis taklim menurut M. Habib Chirzin adalah:

1. Meletakkan dasar keimanan dalam ketentuan dan semua hal-hal yang gaib.

2. Semangat dan nilai ibadah yang meresapi seluruh kegiatan hidup manusia dan alam semesta.

3. Sebagai inspirasi, motivasi dan stimulasi agar seluruh potensi jamaah dapat dikembangkan dan diaktifkan secara maksimal dan optimal dengan kegiatan pembinaan pribadi dan kerja produktif untuk kesejahteraan bersama.

    Sistem pengajaran yang diterapkan dalam majelis taklim terdiri dari beragam metode. Secara umum, terdapat berbagai metode yang digunakan di majelis taklim, yaitu:

1. Metode Ceramah, yang dimaksud adalah penerangan dengan penuturan lisan oleh guru terhadap peserta.

2. Metode Tanya Jawab, metode ini membuat peserta lebih aktif. Keaktifan dirangsang melalui pertanyaan yang disajikan.

3. Metode Latihan, metode ini sifatnya melatih untuk menimbulkan keterampilan dan ketangkasan.

4. Metode Diskusi, metode ini akan dipakai harus ada terlebih dahulu masalah atau pertanyaan yang jawabannya dapat didiskusikan.

Institusi pendidikan non-formal ini telah lama tumbuh dan berkembang di tengah-tengah komunitas muslim sebagai lembaga dakwah plus pendidikan dan menjadi lembaga yang paling banyak diminati oleh komunitas muslim dalam mengembangkan wawasan keagamaannya.

Di samping statusnya sebagai institusi pendidikan Islam non-formal, majelis taklim sekaligus juga merupakan lembaga dakwah yang memiliki peran strategis dan penting dalam pengembangan kehidupan beragama bagi masyarakat. Majelis taklim sebagai institusi pendidikan Islam yang berbasis masyarakat memiliki peran yang strategis terutama terletak pada upayanya mewujudkan learning society, suatu masyarakat yang memiliki tradisi belajar tanpa di batasi oleh usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan dapat menjadi wahana belajar, serta menyampaikan pesan-pesan keagamaan, wadah mengembangkan silaturrahmi dan berbagai kegiatan kegamaan lainnya, bagi semua lapisan masyarakat. Peranannya yang strategis demikian pada gilirannya membuat majelis taklim diintegrasikan sebagai bagian penting dari Sistim Pendidikan Nasional.

1. Apa Nama Majlis Taklim ini ?


 Nama Majlis Taklim ini adalah Majlis Darul ilmi Darul ilmi jadi Darul ilmi itu tempat majlis taklim.Majlis Taklim Darul ilmi ini Tempat mencari ilmu Majlis ini buat Sarana untuk ibu ibu yang mengaji di majlis Tersebut.

Tujuanyah menjadi ibadah ,dan meningkatkan ibadah

Mudah mudahan Sebagai Namnya,tempat ilmu yang tidak mengelola hal ini terkait ilmu agama jadi sarana ibadah.

Tarbiyah, mendidik ruhani

- Tingkat Keimanan ,hati tempat tarbiyah dan sarana Dakwah

2. Ya niat nya dari dulu ingin mendirikan dari dulu cuman karena Allah di takdirkan Sekarang Sekarang.

3. di majlis Taklim ini Ustadz A,cep mamat yang menjadi ketua majlis taklim ini belum ada terstuktur sekertaris ,bendahara dan sebagainyah karena majlis taklim ini masih baru-baru

4. Di dirikanyah sih Tgl 07-08-2020,Sejarah didirikanyah. Majlis Taklim ini hari Jum'at

5. Bertempat di Kp cijalu Rt 21 /RW.09

6. Perkembangan, di majlis Taklim ini Alhamdulilah berjalan berkembang juga dengan ibu –ibu ada juga anak-anak ba’da magrib Akan tetapi Sejarah ini Menyatakan bahwa untuk hari Ibu ibu di tentuin untuk Pengajian Hari Sabtu dan minggu.Untuk anak-anak yaitu setelah ba’da magrib.

Saya sendiri Yang mewanwancarai Tersebut. Dengan Metode Cara Ceramah cara bicara dan saya meneliti

34

B. Administrasi Majelis Taklim

Admistrasi berasal dari bahasa latin “administrare” yang berarti, membantu atau melayani. Administrasi juga bisa di artikan sebagai suatu usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara bagaimana penyelenggaraan dan pembinaan sebuah organisasi bisa terlaksana dengan baik.

Menurut Sondang P. Siagian admistrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antara dua manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Beberapa hal yang terkandung dalam administrasi ialah menyangkut:

· Adanya dua orang manusia atau lebih

· Adanya tujuan yang akan dicapai

· Adanya tugas-tugas yang harus dilaksanan

· Adanya perlengkapan atau peralatan untuk melaksanakan tugas

· Adanya proses kerja sama

Dibawah ini ada beberapa penjelasan mengenai Administrasi Majelis taklim:

Tujuan Administrasi Majlis Ta’lim

Adalah untuk menyelenggarakan dan mendaya gunakan segala tenaga, sarana, dan dana secara optimal, teratur, relevan, efektif dan efisien agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Prinsip- Prinsip Administrasi Majlis Ta’lim

               1. Adanya kegiatan kerja sama yang dilakukan sekelompok manusia

            2. Adanya penataan atau pengaturan dalam kerja sama

           3. Adanya sumber daya (manusia dan non manusia) untuk ditata

       4. Adanya tujuan yang akan dicapai dari kegiatan kerjasama

Fungsi Administrasi Majlis Ta’lim

  Administrasi mempunyai fungsi yang integral dalam proses pengelolaan:

1. Fungsi perencanaan yang biasanya mencakup berbagai kegiatan seperti menentukan kebutuhan, menentukan strategi pencapaian tujuan, Antara lain :

a. Menjangkau kedepan untuk memperkirakan keadaan dan kebutuhan di kemudian hari.

b. Menentukan tujuan yang hendak dicapai.

c. Menentukan kebijaksanaan yang ditempuh sehubungan dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

d. Menyusun program yang mencakup pendekatan yang ditempuh, jenis dan urutan-urutan kegiatan.

e. Menentukan biaya, yang merupakan pikiran jumlah biaya yang diperlukan.

f. Menentukan jadwal dan prosedur kerja yang ditempuh

2. Fungsi Organisasi yang meliputi pengelolaan personil, sarana dan prasarana, distribusi pengelolaan personil, yang berwujud sebagai suatu badan pengelolaan yang integral meliputi:

a. mengidentifikasikan serta menggolongkan jenis-jenis tugas dan tanggung jawabnya.

b. menentukan dan mendistribusikan tugas tanggung jawab dan kewenangan.

c. Merumuskan aturan-aturan dan hubungan dalam pelaksanaan majelis taklim.

3. Fungsi Koordinasi yang merupakan stabilisator antar berbagai tugas, tanggung jawab dan kewenangan untuk menjamin tercapainya relevansi dan efektivitas program majelis taklim yang dilaksanakan.

4. Fungsi motivasi, yang terutama meningkatkan efisiensi proses dan efektivitas hasil dari kegiatan majelis taklim.

5. Fungsi pengawasan, meliputi pengamatan proses pengelolaan secara menyeluruh, sehingga tercapailah hasil sesuai dengan program kegiatan majelis taklim.

Pengelolaan Administrasi Keuangan Majlis Ta’lim

        Langkah yang penting untuk memulai mengaktifkan majlis ta’lim adalah dengan membuat manajemen administrasi keuangan majlis ta’lim, sebab manajemen administrasi keuangan majlis ta’lim berfungsi sebagai perencanaan keuangan majlis ta’lim, alat analisis keuangan dan pengendali keuangan majlis ta’lim. Selain itu dapat juga berguna dalam membuat berbagai keputusan keuangan yang tentunya berhubungan dengan kegiatan majlis ta’lim.

1. Perencanaan Administrasi Keuangan Majlis Ta’lim

Hal pertama yang penting harus dilakukan dalam kegiatan pelayanan majlis ta’lim adalah dengan membuat perencanaan kegiatan. Tanpa perencanaan yang matang, tidak akan diperoleh layanan umat yang memuaskan.

2. Menyusun perencanaan administrasi keuangan majlis ta’lim

Pengurus majlis ta’lim harus teliti dalam mengukur berbagai indikator dan potensi yang dimiliki jama’ah majlis ta’lim. Bagi majlis ta’lim yang berada dilingkungan ekonomi mapan, bisa saja membuat perencanaan kegiatan yang besar dari segi volume pelayanan terhadap jama’ah, mengingat arus kas uang yang masuk juga besar. Sebaliknya sumber dana yang kurang dan tidak menentu perencanaan keuangannya harus betul-betul di pungkiri.


DAFTAR PUSTAKA

A Rosyad Shaleh,Management Dakwah Islam ,(Jakarta : Bulan Bintang,1977).

Algifari.Analisis Regresi,Teori,Kasus dan Solusi ,(Yogyakarta”BPFE UGM,2000)

Arikunto,Suharsimi ,Prosedur Penelitian,Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta : Rineka Cipta 2002).

Asep Muhidyn dan Agus Ahmad Safei,Metode Dakwah Rasulallah (Bandung : Pustaka Setia .2002)

Asmuni Syujir,Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam,(Surabaya : Al Ikhlas,1983).

Corneolius Trenhadadi,Memecahkan Kasus Statisik : Deskritif Parametik ,dan dan Non –Parametik dengan SPSS 12,(Jakarta : Erlangga Pratama,1992).

Ensiklopedia Nasional Indonesia (Jakarta Cipta ardi Pusaka ,1989)

Hamzah Yaqub Kode Etik Dagang Menurut Islam ,(Bandung Diponegoro,1996)

John M.Echols,Hasan Shadzily,Kamus Inggris –Indonesia (Jakarta Gramedia ,1990)

Yaqub Hamzah ,Publistik Islam (Teori dawah dan leadhersip ,Bandung,Diponegoro,1992.


01 Januari 2021

LAPORAN MANAJEMEN PELATIHAN DAKWAH

LAPORAN MANAJEMEN PELATIHAN DAKWAH

 LAPORAN MANAJEMEN PELATIHAN DAKWAH

 Tema Pelatihan Dai Terhadap anak-anak

Sosial Masyrakat Di kamp.Cijalu Rt 21 RW 09 Desa Cipancar Kab.Subang

Oleh : Siti Rosanti

Fakultas Dakwah Dan Komunikasi

Jurusan Manajemen Dakwah

Dosen Pengampu : Aep Kusnawan, S.Ag, M.Ag.

Abstrack

From the results of my conclusions, researching about the social community in my village area, the results are very lacking and lack of human resources.

The statements was that many pople in my village did not continue their university education and I was lost and overwhelmed to hold community social. However, I took the theme with “Dai traning for children in my village because RT and local residents in me are not very social With the System of Enthusiasm with Students’ Children, but I respect their backgrounds,therefore I take small things. But I really want to practice knowledge in social society. But my weakness is a lack of human resources in my local residents.

Taking the theme of Dai traning for Children to be able to give speeches properly and correctly,especially with writing and I tested them by listening to whether the children listened well or not. writing

.

Latar Belakang diadakanya pelatihan

  Sejarah Mengungkapkan latar belakang di adakan nya pelatihan tersebut di daerah Kampung saya sendiri bertepatan Tanggal 14 November bertepatan tahun 2020 dengan bismilah Lahaula Walla Quwata illa bilah dengan kegiatan tersebut bisa menjalankan dengan baik dan benar karena pada dasarnya kita sebagai madu harus bisa menyampaikan subjek kepada masryarakat maupun kepada hal kecil ataupun hal besar

        Seorang dai memiliki kedudukan yang sangat muliaa di hadapan Allah dan umat manusia.Oleh karena itu ,seseorang dai harus memiliki sifat-sifat kepribadian yang baik di kala memasuki medan dakwah.Terdapat dua sifat dasar dalam kepribadian dai,yaitu :

1. Kepribadian yang bersifat Rohani

2. Kepribadian yang baik akan menentukan keberhasilan dakwah.Pada hakikatnyah.Berdakwah bukan hanya menyampaikan teori,melainkan juga harus memberikan teladan bagi mad’u.Keteladanan jauh lebih besar pengaruhnya daripada kata-kata,klasifikasi kepribadian dai yang bersifat rohani mencakup:

- Sifat-Sifat yang harus di miliki oleh seorang dai :

1. Beriman dan bertakws kepada Allah swt.

Sifat ini merupakan dasar utama akhlak seorang dai.Seorang dai tidak mungkin menyeru mad’unya untuk beriman kepada Allah Swt.Jika ia tidak berhubungan dengan Allah Swt.

- Ahli Tobat sifat Tobat dalam diri dai.Berati ia harus mampu untuk menjaga atau takut untuk berbuat maksiat,hendaknya ia bergegas untuk bertobat dan menyesali perbuatanyah dengan mengikuti panggilan ilahi.

- Ahli ibadah

Seorang dai adalah yang selalu beribadah kpada Allah swt.dalam setiap gerakan.,perbuatan ,atau perkataan di manapun dan kapanpun.Segala ibadahnya di tunjukan dan di peruntukan hanya kepada Allah Swt.,Bukan kepada Manusia

- Amanah dan sidik

Sifat ini adalah keutamaan yang harus dimiliki seorang dai sebelum sifat yang lain karena merupakan ciri utama para nabi dan orang saleh.Seorang dai harus memiliki sifat dapat di percaya dan jujur sehingga mad’u akan percaya dan menerima ajaran dakwahnya.

- Pandai dan bersyukur

Seorang dai yang baik adalah yang mampu menghargai nikmat Allah dan kebaikan orang lain.Orang yang bersyukur adalah orang yang merasakan karunia Allah dalam dirinya sehingga perbuatan dan ungkapanyah merupakan realisasi dari rasa kesyukuran tersebut.

- Tulus ikhlas dan tidak mementingkan pribadi

Kepribadian ini merupakan salah satu syarat mutlak yang harus di miliki seorang dai.Dakwah adalah pekerjaan yang bersifat ubudiah,yaitu amal perbuatan yang berhubungan dengan Allah yang memerlukan keikhlasan lahir dan batin

- Ramah dan penuh pengertian

Dakwah dapat di terima oranglain apabila dai berlaku ramah,sopan,dan suka menolong.Dengan sikap tersebut,Insya Allah.Dakwahnya akan berhasil.

- Tawadhu (Rendah hati)

Rendah hati bukan semata-mata merasa dirinya terhina dibandingkan dengan derajat dan martabat oranglain,melainkan menjadi seorang dai yang sopan,tidak sombong,dan tidak suka menghina serta mencela oranglain.

- Sederhana dan jujur

Tidak bermegah-megahan ,angkuh dalam pergaulan,sedangkan kejujuran adalah orang yang percaya akan ajakanyah dan dapat mengikuti ajakan dirinya.

- Tidak memiliki sifat egois

Dai tidak bersifat angkuh dalam pergaulan,merasa dirinya terhormat,lebih pandai,dan sebagainyah.Sifat inilah yang harus di jauhi oleh seorang dai.

- Sabar dan tawakal

Saat berdakwah,dai mungkin akan mengalami beberapa hambatan dan cobaan.Maka dari itu,hendaklah sabar dan tawakal kepada Allah.

- Semangat berjuang

Sifa ini harus dimiliki oleh dai sebab ia akan terhindar dari rasa putus asa,kecewa ,dan sebagainyah.

- Jiwa Toleran

Seorang dai hendaknya berdakwah dengan mencontoh dan meneladani Nabi Muhamad Saw.Seorang dai harus bisa melakukan pencerahan dengan kalimat yang santun,seperti yang sudah di contohkan oleh Rasulalah Saw.,Tidak gampang mencela dan menyalahkan pendapat orang lain.

- Sifat terbuka (demokratis)

Seorang dai harus memiliki sifat terbuka dalam arti bila ada kritik dan saran hendaklah di terima dengan gembira.

- Tidak memiliki penyakit hati

Sombong ,dengki,ujub,dan iri harus di singkirkan dari seorang dai

b. Sikap Kemampuan diri

     Kemampuan yang harus di kuasai seorang dai ,antara lain :

1. Pengetahuan Islam,yaiatu pengetahuan yang bersumber,berkaitan,dan berkembang dari Al-Quran,Sunah,Fiqih,dan ilmu ilmu Islam.

2. Pengetahuan bahasa dan kesustraan.Seorang dai dapat mengungkapkan pesan-pesan dakwahnya dengan menggunakan pesan-pesan dakwahnya dengan menggunakan kata-kata yang di mengerti oleh pendengar.Dai harus mengetahui mana bahasa yang baik dan benar,mana yang boleh di ucapkan dan tidak.Dai juga harus dapat memuat ungkapan-ungkapan sastra yang berisi nasihat atau hikmah.

3. Memahami karakter objek dakwah ,yaitu pemahaman terhadap latar belakang secara yudiris dalam melakukan dakwah,baik landasan yang bersifat agamis maupun landasaan yang erbentuk UU,peraturan-peraturan atau norma-norma lainya.

4. Memahami dasar dakwah ,yaitu pemahaman terhadap pesan atau informasi ajaran agama yang akan di sampaikan kepada orang lain secara benar dan baik.

5. Tujuan Dakwah,yaitu pemahaman terhadap pesan atau informasi ajaran agama yang akan di sampaikan kepada orang lain secara benar dan baik

6. Materi dakwah,yaitu pemahaman terhadap pesan atau informasi ajaran agama yang akan di sampaikan kepada orang lain secara benar dan baik.

7. Metode dakwah,yaitu pemahaman terhadap cara-cara yang ingin di pakai dalam melaksankan dakwah.Metode apa yang lebih sesuai dengan kemampuan dirinya dengan materi yang di berikan serta dengan situasi dan kondisinya yang lebih relevan dengan objek yang di hadapi.”

8. Kepribadian yang bersifat Jasmani

A. Sehat Jasmani

Dai yang mempunyai jam terbang tinggi di haruskan menjaga kesehatan jasmaninyah untuk kelancaran dakwahnya.

B. Berpakaian Sopan dan Rapi

Pakaian dapat menujukan kepribadian seseorang.Oleh karena itu,seseorang dai harus berpakaian sopan dan rapi.

Citra Dai di Mata Masyarakat:

      Konsep diri ada yang bersifat positif dan negative.Ciri-ciri seorang dai yang memiliki konsep diri positip adalah sebagai berikut;

1. Memiliki keyakinan mampu mengatasi masalah yang akan di hadapi.Apa pun kesulitan yang di bayangkan,ia merasa yakin akan menemukan jalan keluarnya,

2. Dalam pergaulan dengan orang banyak,ia merasa setara dengan orang lain,tidak merasa rendah diri,kecil hati,merasa sebagai orang kampong yang ketinggalan zaman (meskipun ia berasal dari kampung).

3. Jika suatu saat di puji orang,ia tidak tersipu malu karena merasa pujian itu wajar saja.Sekadar mengungkpkan keberhasilan atau kelebihan yang di miliki.Baginya,pujian tidak membuatnyah merasa tinggi dari apa yang ada pada dirinya atau merasa kagum terhadap dirinya (ujub).

4. Menyadari bahwa setiap orang memeliki kecendrungan yang tidak mungkin di setujui,.Ia menyadari dapat melakukan atau memuaskan seluruh masyarakat.Ia menyadari dapat melakukan suatu hal yang berguna dan menyenangkan orang lain,tetapi juga sadar bahwa tidak semua orang dapat menerimanya secara positif.

5. Mampu memperbaiki diri.Ia mampu menerima kritik dan saran dari orang lain sebagai masukan untuk memperbaiki diri.

Ciri-ciri Seorang dai yang memiliki konsep diri negative adalah sebagai berikut :

1. Peka terhadap kritik.Jika di kritik orang lain,ia tidah tahan .Ia meresepsi Kritikan orang lain sebagai upaya untuk menjatuhkan dirinya.Oleh karena itu,dai yang tidak dapat menjalankan dialog terbuka,tidak dapat menangkap pikiran-pikiran yang bagus dari para pengkritiknyah karena telinganyah terlanjur “merah.”Ia bersikukuh untuk mempertahankan logika berpikiran nyah yang keliru.

2. Bersifat Hipekritis.Ia terlalu Kritis sehingga cenderung mere-ndahkan dan meremehkan orang lain.Ia begitu berat mengakui kelebihan yang di miliki orang lain,Apalagi yang menjadi saingannyah,Baginya,yang benar adalah dirinyah dan orang lain.Ia merasa tidak di perhatikan dan tidak di anggap akan diakuinyah jika berhubungan dengan pujian terhadap dirinya.

3. Merasa tidak di senangi oleh orang lain.Ia merasa tidak di perhatikan dan tidak di anggap sebagai “orang.”Oleh karena itu,ia mudah memerepsi orang lain sebagai lawan,saingan,atau musuh yang mengancam keberadaan dirinyah.Orang yang memiliki sifat ini biasanya susah untuk dapat bergaul secara akrab dan hangat karena ia sendiri merasa tidak di akraban lawanyah adalah pura-pura.Ia susah mengakui kesalahan dirinya.

4. Pesimis dapat bersaing dengan orang lain secara terbuka.Ia enggan untuk berkompetesi dengan orang lain.Ia merasa bahwa sistem yang tidak adil terhadap dirinya.

               Seorang dai sudah sepantasnya memiliki konsep diri yang positif karena dari konsep tersebut akan lahir pula pola sikap pemikiran positif.Dai di harapkan tidak keliru dalam memeresapsi orang lain dan mampu mengepresiskan diri agar menimbulkan kesan positif.Sbagai orang yang harus mengetuk hati nurani dalam dakwahnya,seorang dai harus memiliki citra.

terbuka di hadapan mad’unyah.Hanya orang yang memiliki konsep diri positif yang sanggup membuka diri.

   Orang yang terbuka atau berani membuka diri adalah orang yang tahu betul terhadap hal-hal yang telah di ketahui orang lain tentang dirinya sehingga tidak perlu menutupnya dengan topeng (kata-kata atau prilaku tertentyu).Ia juga tahu betul terhadap hal-hal yang ada pada dirinya yang tidak perlu di beritahukan kepada orang lain.

1. Analisis

Menganalisis Semua murid yang ada di pengajian bahwasanyah adalah Semua murid ada 15 orang semua murid belum mampu bisa menguasai cara berpidato cara ceramah cara bicara dengan professional akan tetapi di pengajian Tersebut bisa di laksankan kekurangan nyah adalah SDM.setempat cara kalau mau lomba berpidato dengan orang lain sehingga mengakibatkan kekeliruan antara Guru ngaji dan murid Tapi dengan pelafalan Makhrozul khuruf mereka sangat bagus dengan membaca Al-Qur’an dengan baik dan teliti akan tetapi biar ada generasi penerus alangkah baiknya Cara berpidato kalau istilah dalam mata kuliah saya yaitu belajar Retorika cara nyah gimna sih cara menarik perhatian antara mad;unya biar tertarik dengan pembicaan kita agar lebih professional.

        Nah untuk itu anak anak di warga masyarakat pengajian anak-anak agar mereka dan bisa memahami cara berceramah dengan baik dan benar agar bisa untuk berdaya saing di antara lomba lomba di tingkat SD,MI maupun di pendidikan lainya.

2. Khalayak sasaran

Murid yang 15 orang itu nampaknya tidak bisa atau mungkin bisa mengikuti dengan baik dan benar akan tetapi mereka seperti kekurangan ilmu pengetahuan untuk cara berceramah karena untuk berceramah saja tidak cukup harus di iringi dengan humor dan ketawa ketawa atau dengan nglucu atau dengan yang lainya.

3. Identefekasi masalah dan tujuan penelitian

Masalah yang di hadapi kekurangan Tenaga Guru SDM.Untuk mengembangkan bakat dan minat karena mereka murid yang masih kecil antara kelas 6 atau 5 oleh karena itu bisa menyeimbangi dengan anak-anak karena ilmu itu sangat penting dan harus di ajarkan dari usia dini.


METHODOLOGI PENELITIAN

Pada dasarnya Pelatihan Dai Terhadap anak-anak merupakan kunci dasar

No Keterangan Tujuan Judul

1.Siti Rosanti Memberikan Arahan Terhadap subjek agar bisa di mengeerti apa sih Pelatihan itu Agar bisa memahami tatacara berceramah/mubalighoh cara berceramah harus dengan ilmunya Sosial Masyrakat

Tema Pelatihan Dai Terhadap anak-anak

2.Ustadz Mulyana Memberikan Penjelasan agar madu dan subyeknyah harus jelas agar dapat di pahami Tujuan Tersebut agar Murid-murid Tsb.Mampu mendengarkan Cramah Tersebut Ku agung-agung na agama Islam

3.Muhamad Mamat Syihab Memberikan Pengarahan Agar cara menyampaikan Ceramah dengan yang baik itu gimna Agar Murid murid bisa menjalakan untuk generasi selanjutnyah Amal Shaleh

Rancangan Pelatihan Dai Terhadap anak-anak  



KEGIATAN

1. Pelatihan Dai Terhadap anak-anak

2. Pelatihan Dai Terhadap anak-anak DESKRIPSI

1. Mampu menguasai cara berpidato dengan baik dan benar

2. Meningkatkan Cara berpidato di depan umum A1LOKASI WAKTU

1. Waktu Pukul dari pukul 18:00 sampai 19: 00

2. Waktu Pukul Dari pukul

18 : 00 Sampai 19 :00

PENDAHULUAN

 1. Pengkondisian

a. Pembawa Acara Saya Siti Rosanti Mengucapkan salam dan mengucapkan rasa syukur Kehadirat ilahirobi dan menjelaskan tentang apa sih Manajemen Pelatihan Dakwah itu bahwasanya di Rinci dari Rangkaian Selaku Dosen saya Bapak Aep Kusnawan ,S.Ag,M.Ag bahwasanyah

b. Dalam kata pengantar Setiap Orang dalam hidupnya pernah berlatih.Bayi Bayi berlatigh berjalan,anak- nak berlatih naik sepeda,remaja berlatih naik motor,dewasa berlatih mengendarai mobil,para sufi berlatih.

Kita juga berlatih sebagai mahasiswa atau mahasiswa untuk berlatih cara berpidato

c. Apresepsi :

Ketua penyelenggara

Untuk Murid Murid untuk menuliskan hasil dari ceramah- ceramah

Ustadz yang saya undang agar mereka jadi keliatan ada yg memperhatikan atau tidaknya

d. Motivasi

Ketua penyelenggara memberikan Semangat kepada murid murid tersebut

e. Informasi

Agar menyampaikan dan tujuan atau tema yang akan di pelajari agar murid murid bisa memperhatikan dengan baik dan benar dan cara menyampaikan pemateri Tersebut agar lebih bisa memehami bahwasanya orang yang menjadi mubaligh harus memiliki Kriteria tersendiri

 KEGIATAN INTI

PELAKSANAAN KEGIATAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

 1. Ketua Penyelenggara Meminta Pemateri Untuk menjelaskan Tentang Ceramah Ceramah yang berkajian Islami dengan meneladani ISLAM bahwasanyah islam sangat luas untuk di kaji

- Ceramah tersebut berkaitan dengan Tntang islam Bahwasanya Islam adalah

- Ku agung agungna agama islam

- Yang berisi oleh Guru saya sendiri yaitu

- Ustadz Maulana

- Pemateri Kedua yaitu Tema berkaitan Amal Shaleh

Yaitu Teman saya Yang bernama Ustadz Muhamad mamat Syihab dia Kuliah di

Di berPurwakarta jurusan PAI.

Kegiatan Bertepatan Hari Rabu melaksanakan Kegiatan Selama Satu Hari

Dengan adanya Kegiatan ini Dari Persiapan Pukul 17: 00 Sampai Pukul 20: 00 karena waktu tidak terlalu lama karena murid murid di pengajian masih anak kecil dan masih usia kelas 6 man dan kelas 5 SD atau Mia tau ada juga yang TK.

Kegiatan ini berjalan selama Satu Hari Alhamdulilah dengan baik dan benar saya bersama Guru saya di temani

Pelaksanaan ini pertama saya memberi pengarahan Terhadap Anak Tersebut agar bisa mengeerti dan memahami nyah.

Alokasi Waktu

Tempat di Kamp.Cijalu RT.02 RW 09. Desa Cipancar Kabupaten Subang

Dari mempersiapkan pukul 17:00 sampai pukul 20 : 00

Hasil dari pembahsan Tersebut Bahwasanya adalah Oleh Guru saya disini di kampung jadi di kampung mah gini cara belajarnyah dengan Metode Belajar Huruf Hijaiyah dan tata cara membaca Al-Quran Sehingga guru saya pun Kesulitan gimna sih tata cara menjadi Mubalighoh itu khususnya untuk ada di kota kota.Ujar kata Guru saya

Tetapi tata cara membaca al-Quran pun Karena Guru saya adalah tamatan Smp.Akan tetapi mereka menjadi Guru ngaji tapi oleh pemerintah di gajih 600.Ratus Sebulan.

Masalah indetefekasi Juga bisa di selesaikan bagaimna Cara menjadi Dai agar tidak ada kekeliruan dalam berceramah saat menyampaikan pesan atau hal lainya.

2. Bagamna sih masalah tersebut bisa di selesaikan

Solusi Tersebut agar mereka bisa memahami cara berceramah dan mempunyai keraguan-keraguan dalam berceramah aku tes mereka bahwasanyah dalam berucap juga masih tidak mempunyai Kekuatan mental tapi kekuatan mental itu di latih dari kecil seperti yang bapak dosen saya Tuliskn bahwasanyah tidak akan mudah sendiri akan tetapi pasti butuh berperoses.

3. Menggambarkan dari indicator kegiatan Tersebut

Saya selaku Yang melatih Dai Tersebut.Bahwasanya adalah ingin mencapai ke puncak yang lebih tinggi itu adalah butuh proses misalkan kita ingin mempunyai sesuatu harus lebih dari sekarang yaitu planning.dari sekarang dari mulainya.

5.dari hasil Rekomendasi Pengabdian Tersebut bisa di katakana dengan bhwasanyah saya memilih untuk di pengajian karena muridnyah sangat banyak.Terutama fasilitas nyah juga terjangkau dan saya sebetulnya mau ngambil pengambdian di sekolah akan tetapi saya gak terlalu dekat dengan guru-guru saya terhubung saya akan mengambil pengabdian di ponpes al-ihsan akan tetapi masih Covid 19 jadi sekarang daerah nyah masih covid 19.Tapi Al-hamdulilah dengan baik dan benar Hasil dari kegiatan Trsebut maksimal.Tanpa ada paksaan dan dorongan akan tetapi itu muncul dari keyakinan hati sendiri saya pribadi.

Terimaksih Dosenkuuu.

Tercintah.

Dosen.

Aep Kusnawan,S,Ag,M.Ag

 Ustadz Maulana

Mengisi waktu

Dari pukul 19: 00 sampai Pukul 20.00


Ustadz Muhamad mamat Syihab

Mengisi waktu

Sesudah Ustadz Maulana Mengisi Pukul

20.00 sampai pukul 21.00


Singkatan dan akronim

Model Pembelajaran Anak SD /MI Dan Tk

Kenapa saya mengambil ini karena Saya suka dengan anak-anak mengajar.

Terimaksih Kepada Guru saya sudah membantu dalam melakukan penelitian Dakwah ini

Terutama kepada Pemateri yang sanggup Untuk Menjalankan nyah dengan Sungguh-Sungguh.

Kesimpulan

Bahwasanyah Kita adalah Seorang manusia dan harus menjadi bagian dari masyrakat itu terutama dalam menjadi seorang yang bermanfaat bagi nusa dan Negara intinya kita harus bisa berinteraksi dengan Masyarakat Terlebih dari itu Kita Harus Mampu menjalankan Tugas karena kita Sebagai manusia hanya bisa di dunia dengan Amal di dunia dan akhirat akan di pertanggung jawabkan.


                     DAFTAR PUSTAKA  

A.S Enjang,2 september 2014.Filsafat Dakwah (Sebuah Upaya Keluar dari kemelut Mempermasalahkan Dakwah),Makalah di sampaikan pada :Majelis Reboan “ Bandung

Q-Anees,Bambang.”Daya Tawar Tradisi Lengkap Terhadap Pengaruh Luar “dalam www.gerbang.jabar.go.id

Qomaruzzaman.2 januari 2003.islam Sunda,islam Tradisi atau Islamisasi Tradisi ?.Pikiran Rakyat

Sambas ,Sukardi 1995.Kontruksi Keilmuan Dakwah Prespektif Filsafat ilmu :





Our Blog

99 Rating
Tulisan yang populer
9850 like
Banyak orang yang menyukai dalam sebulan ini
459 Followers
Pengikut terakhir dalam sebulan kebelakang

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Hubungi saya

Silahkan hubungi saya bila ada keperluan. Insyaalah saya akan balas bila sedang tidak sibuk :).

Address:

Masjid As-Sakinah, Jl. Padasuka, Gg. Babakan Cihapit IV, Kota Bandung

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

0812 2337 7612

Cari Jurnal harian disini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

About