17 Juli 2021

Dilema Warga Indonesia

Report foto tempo.co

Pandemi bukan hanya merupakan penyakit menular yang telah menyebar di berbagai negara, juga merupakan bencana sosial, ekonomi, pendidikan pembatasan usaha warga memunculkan teriakan keras akan perihnya penderitaan. Hal ini membuat tatanan siklus kehidupan sosial rusak dibuatnya.


Baca juga : Isu Perpanjangan PPKM Darurat, Masyarakat: Sudah Biasa!


Suara-suara dilematik terdengar dimana-mana, suara tangisan, keluhan, kesengsaraan, penindasan, ketidakberdayaan, keegoisan, kesombongan membuat suasana hati yang mendengar riuhan dilema tersebut menaruh rasa iba juga tergores perih melihatnya.


Hari demi hari suara-suara dilema itu semakin keras terdengar, penindasan terasa hanya dijadikan main-main semata tanpa adanya edukasi serta memikirkan rintihan pilu, pedih, keluhan yang masyarakat rasakan. Mereka hanya mengatakan “sabar, sabar” tanpa adanya insentif bantuan pada mereka yang merasakan sakitnya penderitaan itu.


Sepintas perlakuan itu menimbulkan statement mematikan gerak langkah mereka para pemangku kewenangan, “Bpk, bapak mah enak, duduknya digaji. Kalau kami, harus mati-matian dulu kejalan cari sesuap nasi”, “Bpk, memang sabar bisa dimakan, bisa mengenyangkan, bisa meredakan kelaparan? Tidak bpk. Tidak ada ceritanya sabar bisa menghilangkan semua itu”, “Bpk, kalau usaha kita ditutup, apakah ada jaminan dari negara membiayai kebutuhan kami? Tidak ada pak, tidak ada!”, “Bpk, saya tidak percaya Covid, kalau usaha ditutup saya harus makan apa?”. Serentak statement itu menjatuhkan mental.



Memang sedih mendengar berita hari-hari ini, keluhan demi keluhan rasanya tidak dipedulikan lagi. Lantas, apa tanggapanmu terhadap problematika sosial hari ini. Silahkan comen dibawah.


Penulis : Fairus Utami


 

0 komentar:

Contact

Hubungi saya

Silahkan hubungi saya bila ada keperluan. Insyaalah saya akan balas bila sedang tidak sibuk :).

Address:

Masjid As-Sakinah, Jl. Padasuka, Gg. Babakan Cihapit IV, Kota Bandung

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

0812 2337 7612

Cari Jurnal harian disini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

About