Disebut perang Bani Mustaliq karena perang tersebut melawan kaum Yahudi Bani Mustaliq. Selain itu, perang ini terjadi di wilayah Bani Mustaliq. Perang Bani Mustaliq dikenal pula sebagai Perang Muraisi karena di wilayah Bani Mustaliq terdapat sebuah sumur yang bernama Muraisi. Perang ini terjadi sekitar bulan Syawal 5 Hijriah.
1. Sebab-sebab Terjadinya Perang Bani Mustaliq
Perang ini terjadi karena seorang ketua dari kabilah Bani Mustaliq bernama Hars bin Dirar telah menghasut kaumnya dan beberapa kaum yang lain untuk memerangi kaum muslimin di Madinah. Hars bin Dirar juga pernah mengirimkan bantuan kepada pasukan Quraisy Mekah pada saat terjadinya Perang Uhud.
Berita tersebut didengar oleh Rasulullah Saw. sehingga beliau mengutus sahabatnya bernama Buraidah bin Al-Hasib Al-Aslami untuk menyelidiki kebenarannya. Dengan sigap Buraidah menemukan bukti bahwa Hars memang berniat untuk menghancurkan umat Islam.
2. Peristiwa terjadinya Perang Bani Mustaliq
Berdasarkan keterangan dari Buraidah tersebut, Rasulullah Saw. segera menghimpun pasukan. Bendera pasukan muslimin dari Muhajirin diserahkan kepada Abu Bakar, sedangkan dari Ansar diserahkan kepada Sa'ad bin Ubadah.
Di dalam pasukan ini terdapat beberapa orang munafik seperti 'Abdullah bin Ubay dan Zaid bin Salt yang ikut bergabung karena ingin mendapatkan harta rampasan perang. Rasulullah Saw. juga mengajak istrinya, Aisyah r.a. dan Ummi Salamah. Sebelum Rasulullah saw. berangkat, pimpinan umat di Madinah diserahkan kepada Zaid bin Harisah.
Sesampainya di kampung Bani Mustaliq, 'Umar bin Khattab mengumumkan bahwa barang siapa yang bersyahadat maka jiwa dan hartanya akan selamat. Akan tetapi, apabila menolak maka itu berarti akan terjadi peperangan.
Kaum Bani Mustaliq tampaknya tidak bersedia menerima ajakan 'Umar bin Khattab. Bahkan mereka membentuk barisan yang berhadapan dengan pasukan kaum muslimin. Tak berapa lama kemudian, kedua pasukan sudah saling melontarkan anak panah.
Perang anak panah ini tidak berlangsung lama karena pasukan kaum muslimin mulai mendesak pasukan Bani Mustaliq. Akhirnya mereka lari menyelamatkan diri. Namun, pasukan kaum muslimin terus mengejar hingga semua pasukan dari Bani Mustaliq dapat ditawan. Hars bin Dirar sendiri telah melarikan diri entah kemana. Harta milik penduduk Bani Mustaliq menjadi harta rampasan perang. Dalam perang ini, pasukan Bani Mustaliq yang tewas berjumlah 10 orang, sedangkan dari kaum muslimin hanya 1 orang. Perang pun akhirnya dimenangkan oleh Rasulullah saw. dan pasukannya.
3. Mengambil ibrah terjadinya Perang Bani Mustaliq
Dari peristiwa Perang Bani Mustaliq kita dapat mengambil beberapa ibrah, di antaranya sebagai berikut.
- Menghasut merupakan perbuatan tidak terpuji dan dapat menimbulkan permusuhan.
- Siapa pun yang memusuhi Islam akan menerima akibat buruk.
- Kebenaran pasti akan menang.
Terimakasih sudah membaca sampai selesai semoga tulisan ini bermanfaat bagi dari pribadi dan terlebih khusus pada umat muslim seluruhnya.
Ingin lihat lebih banyak artikel tentang peperangan pada zaman Rasulullah Saw kita disini:
- Sejarah Perang Qainuqa
- Sejarah Perang Badar
- Sejarah Perang Gatafan
- Sejarah Perang Uhud
- Sejarah Perang Bani Nadir
Sumber Rujukan: Syurfah, Ariany. (2016). Mari Belajar Tarikh Islam. Bandung: CV. Rizqi Bandung.



0 komentar:
Posting Komentar