03 November 2019

ANAK PANAH SYETAN



Emosi dan Motivasi Cinta
Inilah Jalan Hidupku

  • Anak Panah Syetan

    Yang dimaksud anak panah di sini adalah titik tolak atau awal godaan sebelum godaan yang lebih besar. Pandangan mata adalah anak panah syetan yang paling ampuh. Karena dari Padang itulah awal munculnya rasa penasaran manusia untuk mengetahui lebih jauh hingga melakukan zina. Orang sering berkata: "Dari mana datangnya cinta? Kalau bukan dari mata turun ke hati".

    Ibnu Qayyium mengutip sebuah syair yang indah:

"Segala peristiwa berawal dari pandangan mata
 jilatan api bermula dari titik bara
 berapa banyak pandangan yang membelah hati
 laksana anak panah yang melesat dan tali
 selagi manusia masih memiliki mata untuk memandang
 dia tidak lepas dari bahaya yang menghadang 
senang di permulaan dan bahaya di kemudian hari 
tiada ucapan selamat datang dan ada bahaya saat kembali."

    Pandangan akan menyusup ke dalam hati seperti anak panah yang meluncur saat di bidikan. Jika tidak membunuh, tentukan a panah akan membuat luka. Atau pandang itu seperti bara api yang dilemparkan ke dahan-dahan kering. Jika tidak membakar semuanya, tentu ia akan membakar sebagian di antaranya.

Rasulullah SAW bersabda:
"Seorang lelaki pada kecantikan seorang wanita adalah anak panah beracun dari berbagai anak panah iblis" (Ibnu Jauzi)

"Pandangan itu menanamkan syahwat di dalam hati. Dan hanya dengan pandangan tersebut, dapat memunculkan sebuah kesalahan bagi pelaku" (Ibnu Jauzi)

"Pandangan (jelatan) itu adalah anak panah beracun dari anak-anak panah iblis,siapa saja yang menghindari nya karena takut kepada Allah ia akan dikaruniai oleh Allah keimanan yang terasa manis di dalam hatinya" (HR. Hakim)

Lihat Cermin Spiritual

   Pandangan mata terhadap lawan jenis secara psikologis dapat menimbulkan dorongan seksual, dan dorongan seksual ini senantiasa menuntut untuk dipenuhi, sehingga orang yang beriman bisa mengambil jalan pintas guna memuaskan tuntutan seksualnya yang bergejolak. Oleh karena itu perlu ditanamkan pengertian tentang manfaat menjaga dan bahaya mengumbar pandangan mata.

Allah SWT berfirman:
"Katakanlah kepada orang-orang beriman laki-laki mukminin agar mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah amat mengetahui apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman,hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya, janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya." (QS. An-Nur: 30-31)

Al Hasan berkata: "barangsiapa yang mengumbar matanya maka akan panjang pula penyesalannya"

     Menjaga pandangan di sini mempunyai dua arti, yaitu pertama, pandangan lahir, yaitu melihat dan menikmati bagian-bagian tubuh yang menarik dan menggairahkan hawa nafsu birahi. Kedua, pandangan batin, yaitu syahwat yang timbul dalam hati untuk mengadakan hubungan seksual atau perbuatan-perbuatan lain yang melanggar kesusilaan setelah melihat bentuk lahir dari lawan jenis sex yang berlawanan.

Rasulullah SAW bersabda:

"Hai Ali! Janganlah ah ikut kan pandangan yang satu kepada pandangan yang lain, karena sesungguhnya buatmu adalah yang pertama dan bukan yang akhir." (HR. Ahmad dan Abu Daud)"

"Dari Jabir bin Abdullah ra ia berkata:saya bertanya kepada Rasulullah tentang pandangan yang tiba-tiba,maka Rasulullah menyuruh saya memalingkan pandangan mata saya." (HR. Muslim)

Diantara manfaat menjaga pandangan mata adalah, merasakan manisnya iman dalam hatinya. Hal ini sebagaimana dikatakan Rasulullah SAW:

"Tidak ada seorang muslim yang memandang keindahan seorang perempuan, lalu ia menahan pandangannya, melainkan akan dijadikan baginya suatu ibadah yang kemanisannya akan dirasakan dalam hatinya." (HR. Tabrani dan Ahmad)

Orang yang senantiasa menjaga matanya, juga mendapat jaminan dari Allah SWT. Bahwa ia ya tidak akan melihat api neraka, hal ini dikatakan Rasulullah SAW:

"Ada tiga kelompok manusia yang mata mereka tidak akan melihat api neraka yaitu orang-orang yang matanya terjaga di jalan Allah, orang-orang yang yang matanya menangis karena takut kepada Allah dan orang-orang yang matanya tidak mau melihat hal-hal yang diharamkan Allah."(HR. Tabrani).


Daftar pustaka


  • Al-Ghifari, Abu. Membebaskan Cinta Dari Belenggu Nafsu. Bandung 2004. Mujahid Press


0 komentar:

Contact

Hubungi saya

Silahkan hubungi saya bila ada keperluan. Insyaalah saya akan balas bila sedang tidak sibuk :).

Address:

Masjid As-Sakinah, Jl. Padasuka, Gg. Babakan Cihapit IV, Kota Bandung

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

0812 2337 7612

Cari Jurnal harian disini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

About