Ada seorang laki-laki bekerja di rumah sakit. Ia mengobati pasien layaknya dokter. Ia masuk menemui pasien, menceritakan kisah-kisah lucu, dongeng-dongeng menghibur, memperlihatkan beberapa raut wajah yang lucu dengan sikap lembut, ia ahli dalam bidang tersebut.
Dengan tindakannya itu dada pasien terasa lapang karena melihat dan mendengar nya. Kekuatan pasien kembali pulih. Lalu penyembuhan yang lucu itu pun pergi, jika pasiennya telah sembuh. Jika belum sembuh,maka ia kembali berkunjung hingga pasien benar-benar sembuh.
petualangan dari Andalusia itu sangat kagum dengan kisah yang ia dengar pernah terjadi beberapa saat sebelum ia tiba di Mesir. Iaberharap agar para dokter pada zamannya mampu melakukan penyembuhan seperti itu, penyembuhan yang tidak berdampak negatif dan tidak mahal. Bahkan sangat simpel, akan tetapi efeknya nyata. Karena tertawa itu membuat jiwa bersemangat, menyebarkan kehangatan insting, menguatkan dengan kekuatan alami dan memperkuat tubuh untuk menolak bibit-bibit penyakit berbahaya. (Ghara'ib min Ar-Rahalat, hal. 49-50)
Lihat juga kisah Hasan Al-Banna; Secangkir Kopi Semanis Senyuman
Sumber buku
Syaikh Mahmud Al-Mishri. Semua Ada Saatnya. Jakarta Timur, 2011 : Pustaka Al-Kautsar


0 komentar:
Posting Komentar