14 Mei 2020

Sendiri dalam Keta'atan


Buat kalian, yang sering merasa sendiri didalam medan perjuangan agama.

Jujur saya pun pernah merasakan itu, ketika teman satu sekolah berbeda dengan saya, merasa sendiri tak ada yang menemani.

Seringkali mereka merasa segan terhadap saya, karena diskusi yang seringkali saya lontarkan kepada guru yang tidak sepemahaman.

Atau mungkin ada diantara kalian yang merasa dikucilkan, bahkan dinilai so' suci.

Ayo baca: Nothing Menjadi Something

Tapi ketahuilah kawan, ketika dalam proses seleksi penentuan masuk syurga dan neraka nanti, kita akan dipanggil se per seribu orang diantara milyaran umat. 999 orang ke neraka dan hanya 1 orang masuk syurga, berdasarkan hadits:

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Allah Ta'ala berfirman: Wahai Adam, . Nabi Adam 'Alaihissalam menjawab: Labbaika, kemuliaan milik-Mu dan segala kebaikan berada di tangan-Mu. Kemudian Allah berfirman: Keluarkanlah utusan neraka. Adam bertanya; Apa yang dimaksud dengan utusan neraka? (berapa jumlahnya?) . Allah berfirman: Dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh Sembilan dijebloskan neraka!, Ketika perintah ini diputuskan, maka anak-anak belia menjadi beruban, dan setiap wanita hamil kandungannya berguguran dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidaklah mabuk akan tetapi (mereka melihat) siksa Allah yang sangat keras. (QS. Alhajj 2), Para shahabat bertanya; Wahai Rasulullah, adakah diantara kami seseorang yang selamat?. Beliau bersabda: Bergembiralah, karena setiap seribu yang dimasukkan neraka, dari kalian cuma satu, sedang Sembilan ratus sembilan puluh sembilannya dari Ya'juj dan ma'juj. Kemudian Beliau bersabda: Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku berharap kalian menjadi di antara seperempat ahlu surga. Maka kami bertakbir. Kemudian Beliau bersabda lagi: Aku berharap kalian menjadi di antara sepertiga ahli surga. Maka kami bertakbir lagi. Kemudian Beliau bersabda lagi: Aku berharap kalian menjadi di antara setengah ahlu surga. Maka kami bertakbir sekali lagi... (HR. Bukhari)

“Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat  kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasulullah ? “Orang-orang yang selalu memperbaiki (menghidupkan sunnah) di saat manusia merusak sunnah-sunnah ku (melakukan Bid’ah)”, jawab Rasulullah صلى الله عليه وسلم (HR. At Tirmidzi)

Intinya, buat kalian yang selalu merasa sendiri keep calm and istiqomah, harus bangga ketika dianggap beda, jadilah minoritas diantara mayoritas.

- H.Abdurrahim -

Berani baca: Menikah dengan dua dirham, inspirasi muda

0 komentar:

Contact

Hubungi saya

Silahkan hubungi saya bila ada keperluan. Insyaalah saya akan balas bila sedang tidak sibuk :).

Address:

Masjid As-Sakinah, Jl. Padasuka, Gg. Babakan Cihapit IV, Kota Bandung

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

0812 2337 7612

Cari Jurnal harian disini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

About