05 Mei 2020

Susah Belajar; Gampang Lupa

Tidak semua orang yang dikaruniai kemampuan untuk cepat mengingat dan gampang belajar. Bahkan mungkin sebagian besar orang seperti itu. Apa lagi belajar di masa tua, jauh lebih sulit daripada belajar pada masa masih muda, saat otak masih encer, pikiran masih segar, beban hidup belum banyak.

Ilustrasi belajar
Maka ada peribahasa yang mengatakan bahwa belajar di masa muda bagaikan mengukir diatas batu, lama tapi terus membekas. Sementara belajar di masa tua, bagaikan mengukir diatas air, sulit dan mudah hilang. Makanya nya, jika ada kesempatan maka banyak-banyaklah mencari ilmu di masa muda. Belajar setinggi-tingginya saat masih muda. Karena kalau sudah tua, kondisinya sudah jauh berbeda dan tidak semudah waktu muda. Jangan pula menunda-nunda waktu dan mengajarkan pekerjaan yang sia-sia di masa muda, supaya tidak menyesal di hari tua. Bentuk kepribadian dari kebiasaan yang baik di masa muda, agar di hari tua kita bisa menikmati hasilnya dan terbiasa dengan perbuatan perbuatan baik yang ia lakukan di masa muda.

Tapi tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Ada pula yang mendapat kesempatan untuk belajar lagi di masa yang sudah tidak lagi muda. Mau gimana? apakah harus mau mundur begitu saja dan menyia-nyiakan kesempatan yang tidak datang sekali seumur hidup? Ataukah kita merasa iri dengan kemudahan seorang yang dengan mudah belajar dan menyerap ilmu?

Tidak harus demikian. Kita tidak harus menyesali apa yang sudah terjadi. manfaatkan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar sesulit dan seberat apapun.

Beberapa tips yang harus digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar sekaligus menambah semangat diri untuk terus belajar.

Baca juga: Cinta anak panah syetan

Pertama, sadarilah bahwa ilmu itu asalnya dari Allah SWT. Jadi, kita perlu berdoa dan meminta keridhoan Allah SWT untuk menganugerahi kita ilmu yang bermanfaat dan pemahaman yang benar.

Kedua, kita bisa belajar dari konsistensi air yang menetes terus-menerus yang bisa melubangi dan menghancurkan batu karang sekeras apapun. Yakini saja, kalau kita belajar terus-menerus Secara tegun dan konsisten, insya Allah kita bisa menguasainya. Karena Allah SWT telah menciptakan otak kita untuk bisa terus belajar asal kita mau menggunakannya dan memanfaatkannya semaksimal dan seoptimal mungkin.

Ketiga, menulis dan mencatalah. Cara yang tepat untuk belajar adalah dengan memanfaatkan sebanyak mungkin Indra dan otak bagian tubuh belajar dan mengingat. Aktiflah. Jika membaca saja gampang lupa maka catatlah bagian yang penting dan tandaijika perlu replikasi dan gunakan kata-kata sendiri untuk mengungkapkan pengatahuan yang dipelajari. Buat tanya jawab dari pengatahuan yang sudah di baca untuk diri sendiri. Ajak diskusi dan ajarilah orang lain atau teman. Praktikkan pengatahuan yang didapatkan dapat semakin meningkat kemampuan kita untuk mencerap ilmu. Jangan malu dan jangan gengsi. Makin aktif kita. Makin mudah kita mendapatkan ilmu.

Baca juga: This ia Way of my life

Keempat, fokus dan konsentrasi dalam belajar. Jangan mudah terdistraksi atau mudah terganggu dengan interupsi atau pekerjaan pekerjaan kecil yang tidak begitu perlu. Kalau kita sediakan waktu dan tempat khusus untuk belajar. Jika tidak bisa, sediakan waktu paling tidak 1-2 jam secara kontinyu setiap harinya untuk belajar, di samping mengerjakan pekerjaan rutin kita. Sediakan waktu khusus untuk mengurusi interupsi kita, Kalau perlu matikan internet dan handphone selama kita belajar supaya tidak terganggu.

Kelima, tetapkan tujuan mengapa kita belajar. Jika kita punya tujuan, keinginan, impian, dan cita-cita kita jadi bersemangat untuk belajar dan mengejar cita-cita. Pikirkan hal-hal yang baik yang kita bisa lakukan dan kita dapatkan jika kita meraih ilmu. Jangan terlalu risau dengan beban dan tanggung jawab, tapi lihatlah itu sebagai peningkatan karir dan kesempatan untuk bermanfaat bagi orang banyak.

Keenan, Bersikap optimis dan positive thinking. Jangan menyesali diri. Jangan mengasihi diri. Keep moving. Terus bergerak dan bersemangat mengejar ilmu. Jangan mengeluhkan dan pantang menyerah.

Baca juga: Sebuah kritik sosial; belajar dari seekor keledai

Ketujuh, cintailah ilmu dan cintailah apa uang kita pelajari. Jika kita mencintai seseorang kita akan selalu ingat dengan. Mengamati gerak-geriknya, mengingat setiap momen bersamanya. Demikian juga jika kita mencintai apa yang kita pelajari. Jikapun masih belum bisa, berusahalah.

Kedelapan, cari hubungan dan asosiasikan apa yang akan kita pelajari dengan apa yang telah kita pelajari sebelumnya. Jika masih muda, kita banyak mempelajari hal-hal yang sama sekali baru yang belum pernah kita temui sebelumnya. Di masa tua, memori otak sudah penuh, sementara pengetahuan baru semakin cepat berdatangan. Kita harus berstrategi dalam hal ini. Kemanmpuan mencari pola dan mengasosiasikan menyebabkan kita lebih cepat dalam belajar daripada kita bersusah payah belajar dengan cara yang sama saat kita masih muda.

Baca juga: Sejarah Perang Badar, ada inspirasi dalam sejarah

Kesembilan, jangan iri dengan kemampuan atau kelebihan orang lain. Jika orang lain cepat belajar, jangan cepat panas dan jangan risau. Kalau orang lain nilainya lebih tinggi, kita tidak usah terlalu khawatir apalagi gusar. Kalau orang lain tampak santai tapi lebih mudah dalam meraih ilmu dan kesuksesan, tidak perlu resah dan gundah. Santai saja. Kita bisa belajar dari orang lain yang kita anggap lebih sukses. Belajar saja, tidak perlu ditambahi rasa iri dan kemarahan. Ingat, emosi negatif menghambat kemampuan kita dalam belajar dan menyerap ilmu. Tunjukkan antusiasme dalam belajar. Kalau tidak bisa mengikuti cara belajar orang lain, kita cari pola belajar kita sendiri. Tidak perlu semua orang belajar hal yang sama dan sukses dengan cara yang sama. Be different. Temukan keistimewaan dan kehebatan kita sendiri, kemampuan di mana kita merasa sangat menguasai dan dihargai oleh orang lain.

Baca juga: Ngaji diri sebelum mati

Terimakasih kawan sudah membaca sampai selesai. Jangan lupa share ke teman-teman kamu supaya temanmu dapat ilmu dan pencerahan juga . Hehe

0 komentar:

Contact

Hubungi saya

Silahkan hubungi saya bila ada keperluan. Insyaalah saya akan balas bila sedang tidak sibuk :).

Address:

Masjid As-Sakinah, Jl. Padasuka, Gg. Babakan Cihapit IV, Kota Bandung

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

0812 2337 7612

Cari Jurnal harian disini

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Blogger templates

About